Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pemkab Tabalong Prioritaskan Bangun IPAL RSUD

0

     Tanjung, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, akan memprioritaskan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan sarana air bersih untuk di RSUD H Badaruddin Tanjung.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong Arianto di Tanjung, Selasa mengatakan, RSUD H Badaruddin Tanjung baru bisa dioperasikan jika sudah memiliki sarana IPAL dan air bersih.
“Sebenarnya banyak fasilitas pendukung yang perlu dibangun untuk mengoperasikan rumah sakit yang baru dan kita prioritaskan pada 2017 pembangunan IPAL dan fasilitas air bersih,” jelas Arianto.
Karena itu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten 2017 telah dialokasikan dana Rp50 miliar untuk fasilitas pendukung di RSUD H Badaruddin yang baru.
Termasuk dukungan dana dari Pemerintah Pusat melalui Dana Alokasi Khusus untuk melengkapi sarana pendukung di rumah sakit milik pemerintah daerah ini.

      Arianto menambahkan fasilitas yang akan dibangun pada tahun anggaran 2017 termasuk penyelesaian gedung IGD, instalasi pemulasaran jenazah, Instalasi Rawat Inap VIP dan VVIP serta instalasi gizi.
“Saat ini kita membutuhkan tambahan dana sekitar Rp150 miiar untuk menyelesaikan pembangunan rumah sakit yang baru,” jelas Arianto.
Terpisah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek RSUD H Badaruddin Tanjung Edy Gunawan mengungkapkan fasilitas pendukung yang perlu diutamakan termasuk jaringan listrik.
“Pemerintah daerah menargetkan 2017 rumah sakit yang baru bisa dioperasikan namun fasilitas pendukung seperti listrik dan air bersih sudah siap,” jelas Edy.
Saat ini kelanjutan pembangunan rumah sakit masih berlangsung untuk pengadaan gedung instalasi radiologi, instalasi laboratorium medik, instalasi farmasi, instalasi rawat inap anak (IRNA), IRNA kelas I, II dan III dengan total dana Rp47,6 miliar.
Termasuk pembangunan instalasi gawat darurat (IGD) dan ruang żintensive cardiology care unitż (ICCU) dengan sumber dana APBD Kabupaten 2016 sebesar Rp9 miliar.(anjas)