Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Humas DPRD SULSEL Tertarik Buat POKJA Media    

0

Surabaya, jurnalsumatra.com – Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui bidang kehumasan tertarik membentuk Kelompok Kerja (Pokja) media sebagai bentuk penyebarluasan Informasi publik khususnya kerja-kerja dewan.
“Kami tertarik dengan kerja-kerja DPRD Provinsi Jawa Timur yang telah membentuk Pokja media dan telah mendapat persetujuan Sekwan melalui SK,” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol DPRD Sulsel Hj Syamsiah di Surabaya, Jatim, Sabtu.
Menurut dia hasil kunjungan kedinasan terhadap program penyebarluasan informasi publik banyak yang bisa dipetik hasilnya, sebab di sejumlah daerah termasuk Sulsel belum terbentuk Pokja media.
“Jadi Pokja yang mereka bentuk bersama tim di sekertariat dan wartawan yang berposko di DPRD setempat sangat bagus, mereka bisa menangani dan mengelola informasi dengan baik sebelum disajikan ke publik,” bebernya.
Sementara Kepala Sub Bagian Dokumentasi dan Publikasi DPRD Sulsel Surya Dharma Thomas menambahkan tim Pojka yang terbentuk diberikan tambahan tugas selain meliput juga menangani portal dan majalah dewan setempat.
“Wartawan berposting disini juga mengelola portal, majalah on line serta majalah inspirasi dan tabloid reses. Tentu ini salah cara yang bisa diadopsi DPRD Sulsel untuk penyebaran informasi dewan,” papar Surya.
Kabag Humas DPRD Provinsi Jatim Sudarno menyatakan kunjungan tim kehumasan dari Sulsel tersebut baru pertama kali di Surabaya, yang sebelumnya hanya anggota dewan.
Meski begitu, dirinya menuturkan bahwa pertemuan ini sebagai bentuk sharing atau berbagi kelebihan dan kekurangan masing masing sekertariat mana yang perlu ditambahkan dna dikurangi.
“Mudah-mudah ini bukan kunjungan pertama dan terakhir, kami selalu open untuk teman-teman Makassar dan Sulsel. Tentu ini adalah pertemuan berbagi informasi pelayanan di DPRD satu sama lain,” katanya.
Menurut dia kunjungan kerja ini sangat membantu bagi staff Humas DPRD Jatim untuk menukar informasi mengenai pelayanan baik kepada media maupun kepada masyarakat.
“Kita sangat mengapresiasi kunjungan kerja ini, dan Insya Allah kami juga akan melakukan hal yang sama untuk berkunjung ke Makassar di Sekretariat DPRD Sulsel, mudah-mudah ini bisa terwujud,” ungkapnya.
Selain itu Jurnalis yang bertugas  di DPRD Jatim seperti yang disebutkan tadi, punya Pokja yang memiliki ketua sesuai kesepakatan bersama jurnalis berposko di kantor perwakilan rakyat itu dan mendapat Surat Keputusan (SK) dari Sekertaris Dewan.
“Meski Pokja terbentuk, namun independensi wartawan tetap di pertahankan, bukan berarti diatur, apalagi intervesi pemberitaan, mereka menentukan arah pemberitaan sendiri,” ungkap dia.
Kendati demikian, Pokja tersebut terbentuk dimaksudkan guna membantu kerja-kerja anggota dewan utamanya penyebarluasan informasi saat kunjungan kerja mupun reses di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing.
“Tugas kami dan tim Pokja bersama-sama merencanakan apa arah pemberitaan yang diterbitkan melalui majalah dewan maupun portal DPRD tanpa mengintervensi berita di media mereka masing-masing, tapi sejauh ini  pemberitaan di media bersifat masih positif,” ucapnya.
Koordinator Pokja Media DPRD Jatim Rico dari salah satu media harian di Surabaya mengatakan, meski Pokja ada, namun pemberitaan tetap pada sistem yang diatur sesuai kode etik Jurnalistik.
“Kami tetap independen dan memantau seluruh pergerakan dan kinerja anggota dewan termasuk menghubungi apa saja yang dilakukan selama reses ataupun kunjungan kerja meski hubungan pertemanan kami cukup dengan wakil rakyat,” tambahnya.
Selain mengunjungi Kantor DPRD Provinsi Jatim, rombongan juga mendatangi kantor harian terbesar di pulau jawa, Jawa Pos di Graha Pena jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jatim untuk sharing informasi.(anjas)