Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pemkot Anggarkan Biaya Operasional Terminal Tirtonadi

0

      Solo, jurnalsumatra.com – Pemkot Surakarta tetap menganggarkan biaya operasional untuk Terminal Bus Tirtonadi Solo dalam APBD 2017, hanya saja, untuk penggunaan anggaran masih akan menunggu kepastian dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menyerahkan pengelolaannya ke Pemkot.
“Sebab sampai saat ini Kemenhub belum memberikan surat resmi terkait penyerahan Terminal Bus Tirtonadi Solo kembali,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Surakarta Budi Yulistianto di Solo, Kamis.
Ia menyebutkan jika saat ini Kemenhub masih mencari regulasi untuk menyerahkan Terminal Bus Tirtonadi ke Pemkot. Pasalnya dalam aturan yang ditetapkan sebelumnya terminal tipe A harus dikelola oleh pemerintah pusat.
“Ya sampai saat ini kan kita masih menunggu surat keputusan resminya. Lagi pula Kemenhub baru mencarikan regulasinya,” katanya.

       Ia mengatakan hanya saja untuk berjaga-jaga Pemkot tetap akan menganggarkan operasional untuk pengelolaan terminal Tirtonadi. Sebab pada Oktober ini Pemkot sudah mulai melakukan pembahasan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA PPAS) APBD 2017.
Dikatakan sehingga jika pengelolaan Terminal Bus Tirtonadi jadi diserahkan ke Pemkot, nantinya Pemkot tetap akan siap. Untuk anggarannya akan disamakan dengan tahun sebelumnya atau diserahkan ke dinas yang bersangkutan.
“Kalau misalnya tidak jadi diserahkan ya anggarannya tidak usah dipakai. Yang penting kita anggarkan dulu,” ujarnya.
Ia mengatakan saat ini Kemenhub tengah melakukan kajian tentang regulasi yang bisa menyerahkan pengelolaan Terminal tipe A.
Kajian ini meliputi pengelolaan aset, keuangan maupun Sumber Daya Manusia (SDM). Terkait kapan legalitas ini dipastikan, sampai saat ini Kemenhub juga belum dapat memberikan jaminan.
Dikatakan untuk itu saat ini Pemkot hanya akan menganggarkan biaya operasional saja. Sedangkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkot belum bisa menganggarkannya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Terminal Bus Tirtonadi Eko Agus Sutanto menyatakan untuk tahun ini anggaran yang dialokasikan untuk biaya operasional mencapai Rp8,3 miliar. Sedangkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Terminal Tirtonadi dalam setahun sebanyak Rp5,8 miliar.(anjas)