Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Sarana Dan Prasarana Olahraga Gorontalo Belum Memadai

0

     Gorontalo, jurnalsumatra.com – Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Gorontalo, Mud Mada mengakui jika sarana prasarana olahraga di daerah itu belum memadai.
Menurutnya, pembinaan serta pelatihan atlit-atlit di Gorontalo yang mengikuti PON ke XIX Jawa Barat, hanya menggunakan fasilitas seadanya, itupun tidak dilakukan secara terus menerus.
“Meskipun tidak terlalu mewah, asalkan fasilitas olahraga tersebut bisa digunakan para atlit,” kata Mud.
Seperti untuk cabang olahraga karate yang nanti berlaga di kejurnas belum lama ini, mereka hanya menggunakan gedung pernikahan sebagai tempat latihan.
“Seharusnya ada Gedung Olahraga yang cukup memadai, sehingga para atlit bisa konsentrasi dalam latihan,” harapnya.
Ia berbicara tentang fasilitas tempat olahraga, harus ditugjang oleh anggaran daerah, namun semua itu tidak harus dibebankan ke pemerintah provinsi. Namun pemerintah kabupaten/kota juga bertanggungjawab untuk mendukung penganggarannya.

     Selainberharap ada penganggaran dari pemerintah lewat APBD, pihak swasta di Gorontalo seharusnya bisa memberikan bantuan lewat dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pelatihan dan pembinaan para atlit.
“Mengingat pada kejuaran nasional seperti halnya PON di Jawa Barat, para atlit tidak membawa nama pribadi, melainkan nama daerah,” ucapnya.
Dengan adanya sarana fasilitas yang cukup memadai serta anggaran pembinaan dari berbagai pihak, diyakininya untuk membina para atlit bisa dilakukan secara terus menerus.
Ia mencontohkan seperti pembinaan serta pelatihan atlit di cabang sepak takraw, yang menggunakan gedung Pusat Pelatihan dan Olahraga Pelajar (PPLP), meskipun seadanya tapi cukup digunakan sebagai tempat latihan
mereka.
“Kalau perlu kontingen dari Gorontalo bisa mengikuti semua cabang olahraga yang diperlombakan pada PON selanjutnya, dengan target-target tertentu” jelasnya.(anjas)