Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD Ramadhan


DIKPORA Mataram Melarang Pelajar Membawa Sepeda Motor        

0

Mataram, jurnalsumatra.com – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, melarang pelajar yang belum memiliki surat izin mengemudi membawa sepeda motor ke sekolah.
“Pelajar SMP dan SMA/sederajat terutama kelas X , telah kami larang membawa kendaraan bermotor ke sekolah,” kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Mataram H Lalu Abdul Hamid di Mataram, Selasa.
Pernyataan itu dikemukaknnya menyikapi semakin maraknya pelajar yang belum cukup umur untuk membawa kendaraan bermotor, sebab kondisi itu menyumbang kemacetan lalu lintas saat jam-jam tertentu terutama jam pulang sekolah pada sejumlah titik.
Akan tetapi, lanjutnya, meskipun pihaknya telah melarang pelajar membawa kendaraan bermotor melalui kepala sekolah, namun jumlah pelajar di bawah umur yang menggunakan sepeda motor terus meningkat.
Terkait dengan itu, pihaknya berharap peran serta dari aparat kepolisian juga ikut melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap para pelajar dengan merazia pelajar yang tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM).
“Razia ini bisa memberikan efek jera sekaligus bentuk pembinaan bagi pelajar,” katanya.
Di sisi lain, lanjutnya, peran orang tua tidak kalah pentingnya untuk melarang anaknya yang masih di bawah umur agar tidak membawa kendaraan ke sekolah.
Selain melanggar aturan karena belum mengantongi SIM, membawa kendaraan juga berisiko bagi keselamatan siswa.
“Jika anak masih di bawah umur, orang tua sebaiknya berperan mengantar dan jemput anaknya sekolah. Itu jauh lebih aman,” katanya.
Untuk mencegah siswa membawa kendaraan bermotor, pihaknya juga telah memberikan imbauan kepada warga yang rumahnya menjadi tempat penitipan motor pelajar terutama yang berada di seputar lingkungan sekolah agar tidak lagi menerima mereka.
“Adanya tempat penitipan motor di rumah warga ini juga menjadi pemicu pelajar membawa motor, sehingga mereka tidak diketahui pihak sekolah membawa motor,” katanya.(anjas)