Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Gerakan Nasional Revolusi Mental Rekrut 100 Agen

0
Gerakan Nasional Revolusi Mental Rekrut 100 Agen

Gerakan Nasional Revolusi Mental Rekrut 100 Agen

Bengkulu, jurnalsumatra.com – Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental (GRNR) di Provinsi Bengkulu terus berjalan.SEBANYAK 100 Agen perubahan disiapkan menjadi pelatih dan fasilitator,agen tersebut di Rekrut dari berbagai kalangan.

Perekrutan ini seperti dari Aparat Aparatur Negara(ASN),Pengusaha dan juga dari elemen masyarakat dari berbagai Profesi Hingga para penyandang cacat. Mereka bertugas merubah cara pandang,pola pikir dan prilaku masyarakat dilingkungannya.

Sekretsris Kesbangpol Provinsi Bengkulu Fauzan Rizal Mengatakan Kegiatan ini Tahap Ketiga, dengan merekrut berbagai komponen masyarakat yang akan bertugas menjadi fasilitator dalam gerakan nasional revolusi mental,saat dijumpai dikantor Kesbangpol.

Salah Satu Pelatih Fasilitator Nurcholis Sastro Menilai Kegiatan ini akan mmbuat dampak yang positif kepada masyarakat yang ada di pRovinsi Bengkulu.selama ini yang kita lihat pelayanan kemasyarakat sangat lah kurang baik,sehingga sangatlah perlu perubahan prilaku pada peyelengara Pemerintah,Ungkap Sastro juga salah satu Anggota Komunistas Konservasi Indonesia Warsi Cabang Bengkulu Saat Dijumpai Dikediamannya Sabtu (1/10).

Sebagaimana termaktub dalam buku panduan Gerakan Nasional Revolusi Mental yang dikeluarkan oleh Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), gerakan ini telah digaungkan oleh Presiden RI Joko Widodo pada tahun 2014. Isinya menyerukan perubahan kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari dan berkepribadian. Semangat gerakan ini bertumpu pada tiga nilai dasar, yaitu integritas, etos kerja dan gotong royong.

Di Bengkulu, gerakan revolusi mental telah diimplementasikan oleh Gubernur Ridwan Mukti untuk mengubah cara pandang tata kelola pemerintahan dan penyelenggara negara lebih baik dan bersih. Hal ini tertera dalam Fakta Integritas yang sudah ditandatangi oleh jajaran PNS provinsi Bengkulu untuk tidak korupsi, tidak narkoba dan tidak berbisnis ke dalam pemerintahan. Tak sampai di situ saja, Gubernur Ridwan Mukti juga telah meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untk melakukan supervisi pencegahan korupsi yang dikuatkan dengan menandatangani Komitmen Bersama oleh seluruh Bupati, Walikota serta Ketua DPRD Provinsi, Kota dan Kabupaten se-Provinsi Bengkulu bersama dengan KPK RI dalam Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Bengkulu. (Rahmad)