Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Nama Kecamatan Kuto Gawang Diganti

0
Bulan Depan Plh Lurah Akan Definitif

Nama Kecamatan Kuto Gawang Diganti

PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Wacana pemberian nama Kecamatan Kuto Gawang pada kecamatan baru pemekaran dari Kecamatan Ilir Timur (IT) II, banyak ditolak beberapa kalangan masyarakat, mulai dari kalangan budayawan hingga tokoh adat Palembang.

Kemunculan nama Kuto Batu untuk sebuah Kecamatan baru yang akan menaungi wilayah administratif kelurahan 9, 10, 11 Ilir dan Kuto Gawang yang belum lama disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, tidak melihat lagi sejarah dari sebuah nama yang diberikan.

Akibatnya, pemberian nama tersebut menyulut kemarahan sejumlah masyarakat Palembang yang tergabung dalam Persatuan Zuriat Palembang (PZP). Melalui akun sosial media (Sosmed), akun dengan nama Raden Muhammad Amin berharap agar Pemkot Palembang mengganti nama Kecamatan Kuto Gawang dengan mama Kecamatan lain yang dapat diberikan, bahkan masih berhubungan dengan sejarah seperti Kecamatan Kijing Bari.

“Masih banyak yang berhubungan dengan budaya untuk dijadikan nama Kecamatan, Misal Kecamatan Kijing Bari dan sebagainya. Kraton Kuto Gawang amat Luas dan bila dijadikan nama kecamatan, kedepannya seolah-olah hanya seluas kecamatan itulah Kedaulatan Kerajaan Palembang dizaman Kraton Kuto Gawang. DPRD mohon di dengar masukan dari DUA tokoh Palembang ini,” ujarnya.

Sementara, akun dengan nama, Raden Rakak menerangkan, Pd .1565 Kiyayi gede ing suro-tuo mendirikan keraton kuto gawang sebagai pusat kekuasaan kesultanan palembang darussalam pertama dan perniagaan nya di perkampungan Kuto Gawang I ilir Palembang lamo, lokasinya di PUSRI.

Ketua Zuriat Palembang di Kota Ternate Provinsi Maluku Selatan ini berharap, Pemkot Palembang segera mengganti nama Kecamatan Kuto Gawang dengan nama lain. Karena, nama tersebut sangat berarti bagi masyarakat Palembang, khususnya sejarahwan dan tokoh masyarakat Palembang.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi terkait nama Kuto Gawang yang diberikan untuk nama Kecamatan baru yang baru saja di sahkan. saat ini nama Kito Gawang untuk Kecamatan yang baru di mekarkan tersebut, sudah diperdakan (Peraturan Daerah) dan tinggal menunggu evaluasi Gubernur.

“Kami akan lakukan evaluasi jika memang nanti evaluasi dari Gubernur keluar. Karena untuk nama Kuto Gawang sudah masuk dalam Perda yang sudah disahkan oleh DPRD,”kata Harnojoyo.

Harnojoyo mengungkapkan, dirinya tidak menyangka dengan adanya reaksi beberapa kalangan masyarakat terkait dengan pemberian nama Kuto Gawang. Karena, sebelumnya sudah jauh lama, pihaknya mensosialisasikan adanya pemekaran ini dengan nama Kuto Gawang.

“Padahal nama kuto gawang atas usulan masyarakat Karena sebelumnya, kita sudah ada alternatif pilihan nama lainnya, yang bernama Kecamatan IT III. Jika memang nama Kuto Gawang ditolak, maka akan kita usulkan alternatif nama lain, seperti Kecamatan IT III yang pernah sebutkan,”tukasnya. (eka)