Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pengakuan Profesi Berperan Promosikan Pekerjaan Layak PRT

0

     Jakarta, jurnalsumatra.com – Deputi Direktur Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) di Indonesia, Michiko Miyamoto mengatakan pengembangan keterampilan dan pengakuan profesi Pekerja Rumah Tangga (PRT) memainkan peran penting dalam mempromosikan pekerjaan layak untuk PRT.
“Pelatihan keterampilan dan sertifikasi berdasarkan standar kompetensi nasional dapat membantu meningkatkan status PRT sebagai profesi yang diakui dan akan meningkatkan kemampuan kerja PRT dan prospek mereka atas pekerjaan yang lebih baik,” kata Michiko dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Senin.
Ia menyatakan bahwa pekerjaan rumah tangga merupakan sumber pekerjaan penting bagi jutaan anak-anak perempuan dan perempuan.
“Mereka memberikan layanan penting bagi lainnya agar dapat bekerja di luar rumah. Oleh karena itu, PRT membantu berjalannya pasar kerja dan roda perekonomian di seluruh dunia,” kata Michiko.
Menurut dia, pekerjaan rumah tangga semakin meningkat di banyak perekonomian dunia, namun masih tidak diakui sebagai sebuah pekerjaan di banyak negara.

     “Umumnya pekerjaan ini dipandang sebagai pekerjaan yang tidak memerlukan keterampilan khusus karena hanya menjadi perpanjangan dari pekerjaan perempuan di rumah,” ujarnya.
Oleh karena itu, kata dia, banyak PRT menjalani kondisi kerja yang buruk, berupah rendah, tidak memiliki jaminan sosial, bekerja dengan jam kerja yang panjang, dan dalam kondisi sulit dan tidak selalu aman.
“Bahkan mereka rentan terhadap perdagangan manusia, pelecehan seksual dan penganiayaan psikologis,” ucap Michiko.
Sementara itu, ILO juga direncanakan akan meluncurkan program pelatihan percontohan di Malang, Jawa Timur, pada Selasa (4/10) untuk meningkatkan dan menstandarisasi keterampilan kerja para Pekerja Rumah Tangga (PRT) yang bekerja di Indonesia.
“Inisiatif ini merupakan langkah awal pengakuan keterampilan PRT sebagai profesi yang terfokus pada peningkatan dan sertifikasi keterampilan pekerja rumah tangga dalam tata laksana rumah tangga termasuk mencuci dan memasak untuk keluarga,” kata Michiko.
Lebih lanjut ia mengatakan kurikulum untuk kedua program pelatihan ini telah disusun ILO melalui Proyek Mempromosikan Pekerjaan Layak untuk Pekerja Rumah Tangga (PROMOTE).
“Kurikulum ini akan diujicoba saat pelatihan untuk diperbaiki dan difinalisasi berdasarkan pengalaman dan masukan para peserta selama sesi pelatihan,” tuturnya.(anjas)