Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Harry Azhar Azis: Kejujuran Kunci Kepemimpinan

0

haris-azharBantul, jurnalsumatra.com – Kejujuran itu, kunci kepemimpinan. Jika disuruh memilih antara dermawan dan pejuang, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tidak memilih dua-duanya. “Saya milih orang ke tiga, yaitu orang yang jujur. Orang dermawan belum tentu jujur dengan kedermawanannya karena dia dermawan ketika dilihat temannya, misalnya,” kata Dr H Harry Azhar, MA, Selasa (4/10/2016).

Di sela-sela memberikan kuliah umum bertajuk “Inovasi Manajemen Kepemimpinan Transformatif BPK RI” di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Harry Azhar mengatakan, orang yang berjuang pun belum tentu mau berjuang jika dia sendirian. “Untuk itu saya milih orang jujur karena saya tahu orang yang jujur pasti dermawan dan mau berjuang. Jika dikaitkan dengan pemimpin, pemimpin yang jujur pasti pejuang dan orang yang dermawan,” papar Harry Azhar lagi.

Dalam kuliah umum yang diikuti mahasiswa baru Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang diadakan bekerjasama dengan Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Harry Azhar menguraikan peran BPK RI sebagai salah satu lembaga keuangan yang amat penting.

Di depan Rektor UMY Prof. Bambang Cipto,MA, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMY Dr. Nano Prawoto, SE, M.Si dan Kepala Program Studi Manajemen Retno Widowati, MA, Ph.D, Harry Azhar mengatakan, sesuai dengan mandat Pasal 23 E, F dan G UUD 1945, BPK RI bertugas memeriksa pengelolaan dan bertanggung jawab atas keuangan negara.

“Namun begitu, sebagai lembaga keuangan BPK juga memiliki berbagai tantangan, terutama dari luar untuk menjadi lembaga yang bersih, transparan dan akuntabel,” kata Harry Azhar yang menambahkan untuk menjamin mutu hasil pemeriksaan keuangan negara, BPK telah memiliki sistem yang memberikan keyakinan yang memadai untuk menjamin mutu pemeriksaan.

Harry menambahkan, perubahan kepemimpinan menjadi kepemimpinan yang transformatif juga terjadi di BPK. Hal ini tercermin dari rancangan strategis yang dibuat BPK. Inovasi manajemen kepemimpinan di BPK sekarang tergambar pada rencana strategis (Renstra) BPK 2016-2020. “Yakni, BPK menjadi pendorong pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara secara bebas dan mandiri serta melaksanakan tata kelola organisasi yang berintegras, independen dan profesional,” papar Harry.

Pada kesempatan itu, Ketua BPK RI juga memberi motivasi kepada para mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa harus tekun dan terus belajar hingga  mencapai kesuksesan dan jangan menyerah karena satu kegagalan. Tidak ada tempat bagi orang yang gagal di dunia ini.

“Orang gagal selalu akan mencari alasan kenapa dia gagal. Sedangkan orang sukses tidak perlu mengatakan kenapa dia sukses, justru orang lain yang akan mengatakannya. Maka, jangan menyerah ketika gagal, cobalah terus berusaha hingga mencapai kesuksesan,” ungkap Harry.

Harry pun berharap, nantinya lahir pemimpin-pemimpin yang kreatif dan inovatif dari kalangan mahasiswa. Dikatakannya, kunci kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh potensi dan sumber daya alam yang dimiliki, tetapi juga inovasi serta kreativitas masyarakat. “Saya optimis Perguruan Tinggi menjadi kunci untuk menciptakan perubahan-perubahan,” pungkas Harry Azhar. (affan)