Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


LKPI: Penambangan Timah Di Laut Ancam Nelayan

0

     Sungailiat, jurnalsumatra.com – Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia (LKPI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menilai kegiatan penambangan bijih timah di perairan laut menjadi ancaman serius bagi nelayan tradisional.
“Kegiatan penambangan bijih timah di perairan laut menjadi ancaman serius karena mengakibatkan hasil tangkapan nelayan tradisional menurun tajam,” kata Ketua LKPI Babel, Fitri di Sungailiat, Selasa.
Menurut dia, nelayan merasakan dampak terbesar dari kegiatan penambangan bijih timah di laut itu dimana mereka terpaksa harus melakukan aktivitas penangkapan ikan lebih jauh ke tengah lautan.

     “Banyak hal yang dipertimbangkan nelayan kalau memaksa melakukan penangkapan yang jauh dari pantai, mulai dari kapasitas kapal yang relatif kecil, logistik dan lainnya,” katanya.
Pihaknya mendukung Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mempersiapkan aturan daerah mengenai zonasi kawasan pesisir dan pulau pulau kecil.
“Dengan aturan itu nantinya diharapkan pengelolaan kawasan laut dapat tertata dengan baik sehingga tidak saling merugikan semua pihak yang berkepentingan,” katanya.
Menurut Fitri, potensi sumber daya laut cukup besar yang mampu memberikan konstribusi kesejahteraan masyarakat baik dari sektor perikanan maupun sektor lain seperti penambangan timah, tetapi semua sektor hendaknya dikelola dengan tidak saling merugikan.
“Sangatlah disayangkan jika kegiatan yang dilakukan di wilayah laut dengan mengabaikan kepentingan yang lainnya termasuk nelayan,” katanya.(anjas)