Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pemkab Sleman Kembangkan Kawasan Berbudaya HKI

0

sri-purnomo-1Sleman, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berkomitmen mengembangkan kawasan berbudaya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai implementasi Keputusan Kementrian Hukum dan HAM tentang penetapan Kabupaten Sleman sebagai kawasan berbudaya HKI.

Seperti disampaikan Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo, M.Si, di sela-sela seminar Hari Teknologi Nasional ke-21 tahun 2016 dengan tema “Inovasi untuk Kemandirian dan Daya Saing Bangsa” di aula Kantor Bappeda Kabupaten Sleman, Pemkab Sleman telah menganggarkan Rp. 40 juta sebagai stimulan biaya sertifikasi HKI di tahun 2016. Dana stimulan itu, dikatakan Sri Purnomo, ditujukan untuk mengapresiasi dan melindungi hasil karya warga Sleman.

“Juga meningkatkan pemahaman masyarakat pelaku ekonomi akan pentingnya HKI sebagai salah satu upaya meningkatkan pendapatan pelaku ekonomi,” kata Sri Purnomo hari ini sambil menambahkan Pemkab Sleman mendorong berkembangnya iklim budaya kreatif dengan mendorong kecamatan sebagai pusat pengembangan budaya dan pusat pertumbuhan ekonomi serta mengapresiasi karya cipta warga Sleman melalui peningkatan kualitas produk, promosi produk, fasilitasi sertifikasi produk, pembinaan dan fasilitasi stimulan pendaftaran HKI.

Bupati Sleman secara simbolis menyerahkan bantuan stimulan sebesar Rp 4.400.000,00 untuk biaya pendaftaran sertifikasi HKI kepada Suryadi, S.Pd, dengan nama paten penemuan media tanam dari plastik kresek (mediokres) dan Rp 6.300.000,00  kepada SMK Diponegoro Aliudin dengan nama paten penemuan motor antibegal.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Sleman, drg. Intriati Yudatiningsih, M.Kes, menyampaikan, inovasi merupakan sebuah hal baru yang pada dasarnya adalah hasil dari sebuah produk. “Proses berlangsungnya secara sistematis dan terintegrasi sebagai hasil kosep dari berawal diakhir dan diakhir berawal,” terang Intriati Yudatiningsih, Kamis (6/10/2016).

Intriati berharap, pelaksanaan Sistem Informasi Daerah (SID) dapat meningkatkan nilai tambah, yang pada akhirnya dapat mencapai kemandirian dan daya saing produk Kabupaten Sleman. (affan)