Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pelajar Pesisir Selatan Suka Melanggar Lalu Lintas

0

     Painan, jurnalsumatra.com – Pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan, Zulkifli mengakui  banyak pelajar di daerah itu yang suka melanggar aturan lalu lintas dan beresiko terhadap keselamatan pengguna jalan.
“Belum cukup umur sudah mengendarai sepeda motor, tidak memakai helm serta pelanggaran lain bisa dengan mudah ditemui dan tidak menjadi rahasia umum lagi,” kata Zulkifli yang juga Pelaksana Tugas Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan  di Painan, Jumat.
Menyikapi hal itu, pihaknya berencana akan menggandeng kepolisian resor setempat melalui sebuah Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman.
Zulkifli menjelaskan, poin yang terdapat pada MoU tersebut masih dalam pengkajian namun secara garis besar penandatanganan itu dimaksud agar kepolisian bisa membantu menekan angka pelanggaran dalam penggunaan kendaraan bermotor di kalangan pelajar.

     “Bisa saja nanti dilakukan sosialisasi oleh kepolisian ke sekolah-sekolah secara berkala dan kegiatan lain yang bisa menekan pelanggaran lalu lintas,” ungkapnya.
Menurutnya, maraknya penggunaan sepeda motor cukup sulit diatasi karena sedikitnya angkutan umum di daerah itu.
“Kendala utama dalam hal ini adalah sedikitnya angkutan umum, kalau diberlakukan aturan pelajar tidak boleh membawa sepeda motor ke sekolah, bisa-bisa banyak yang nantinya tidak sekolah,” ungkapnya.
Hal itu katanya berbeda dengan di kota-kota besar yang memiliki banyak angkutan umum sehingga pelajar bisa menggunakan moda transportasi itu ke sekolah.
Terpisah, Kepala Satuan Lalu Lintas, Polres Pesisir Selatan, AKP. Sukur Hendri Saputra berharap dengan penandatanganan MoU tersebut nantinya pelanggaran lalu lintas oleh pelajar bisa ditekan.
Menurut Sukur pada 2015 di daerah itu pengendara yang meninggal dunia akibat kecelakaan didominasi oleh pelajar dengan jumlah sebanyak 96 orang, sementara pada 2014 didominasi oleh pekerja swasta sebanyak 84 orang.(anjas)