Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Stok Blangko KTP Elektronik Di Surakarta Menipis

0

     Solo, jurnalsumatra.com – Persediaan blangko kartu tanda penduduk (KTP)  elektronik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Pemerintah Kota Surakarta kini telah menipis.
Kepala  Dispendukcapil Pemkot Surakarta Suwarta, di Solo, Jumat, mengatakan jika blangko tersebut habis dan kiriman dari pusat belum datang, warga yang belum terima e-KTP, sementara diganti surat keterangan yang berlaku selama enam bulan.
Dia mengatakan saat ini stok blangko KTP elektronik tinggal sekitar 6.000 keping. Jumlah itu diprediksi hanya cukup untuk pencetakan KTP elektronik hingga akhir Oktober.
“Permohonan penambahan blangko belum bisa dipenuhi pemerintah pusat, karena stok di sana juga habis. Mau tidak mau kami akan menerbitkan surat keterangan sementara, sebagai pengganti KTP elektronik,” katanya.
Ia mengatakan merujuk Surat Edaran (SE) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), surat keterangan tersebut dianggap sah sebagai pengganti KTP elektronik.

     “Data yang tertera dalam surat keterangan tersebut mengacu kepada data pemohon saat perekaman KTP. Surat itu juga dibubuhi tanda tangan resmi, sesuai perekaman. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, karena fungsinya sama dengan KTP elektronik,” katanya.
Dikatakan berlaku selama enam bulan, surat keterangan itu juga diharapkan mampu mengatasi jeda waktu hingga blangko KTP elektronik dipasok kembali dari pemerintah pusat. “Sebenarnya surat keterangan semacam ini juga pernah diterbitkan, saat blangko KTP elektronik habis pada pertengahan 2015,” katanya.
Suwarta mengakui, lonjakan permohonan perekaman data KTP elektronik belakangan ini berdampak terhadap ketersediaan blangko. Biasanya per hari perekaman data di Kantor Dispendukcapil maupun lima kantor kecamatan hanya 120 pemohon, namun kini melonjak hingga 600 pemohon setiap hari. Lonjakan ini dipengaruhi pembatasan perekaman data dari  Kemendagri.
Kepala Seksi Identitas Penduduk Dispendukcapil Pemkot Surakarta Subandi menerangkan pihaknya segera menyosialisasikan dengan mengirim SE Kemendagri terkait penerbitan surat keterangan pengganti KTP elektronik tersebut kepada instansi pemerintahan, perbankan dan pemangku kepentingan lain.(anjas)