Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pendapatan Daerah Ambon Dalam APBDP Rp1.185 Triliun

0

    Ambon, jurnalsumatra.com – Pendapatan daerah Kota Ambon dalam APBD Perubahan tahun 2016 sebesar Rp1,185 triliun, atau berkurang 0,69 persen dari target pendapatan dalam APBD yang sebesar Rp1,193 triliun.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp124, 1 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 5,36 persen dibandingkan target PAD dalam penyusunan APBD yang dianggarkan sebesar Rp117,7 miliar, kata Penjabat Wali Kota Ambon, Frans Johanes Papilaya di Ambon, Jumat.
Ia mengatakan, penerimaan dana perimbangan sebesar Rp993,4 miliar atau mengalami peningkatan 17,96 persen dibandingkan target penerimaan dana perimbangan yang dianggarkan sebesar Rp842, 2 miliar.
Penerimaan lain-lain yang sah sebesar Rp67,6 miliar atau berkurang 71,02 persen, dibandingkan target penerimaan yang dianggarkan sebesar Rp223,4 miliar.
Menurut Frans, pada sisi belanja daerah alokasi belanja daerah dalam perubahan APBD tahun 2016 ditargetkan sebesar Rp1,279 triliun atau meningkat 5,93 persen dibanding alokasi belanja pada APBD tahun 2016.

     Belanja daerah dalam perubahan APBD 2016 diarahkan untuk membiayai komponen belanja tidak langsung sebesar Rp793,2 miliar, atau menyerap62 persen belanja APBD perubahan tahun 2016.
Dijelaskannya, alokasi belanja tidak langsung mengalami pengurangan sebesar 0,42 persen dibandingkan anggaran pada APBD 2016 sebesar Rp796,5 miliar, serta belanja langsung sebesar Rp486.1 miliar atau menyerap 38 persen belanj APBD. Alokasi belanja langsung mengalami peningkatan sebesar 18,22 persen dibandingkan anggaran APBD tahun 2016 sebesar Rp411,3 miliar.
Sedangkan pada sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan dianggarkan sebesar Rp94,2 miliar atau meningkat dari sebelumnya dianggarkan sebesar Rp16,7 miliar.
Selain itu pengeluaran pembiayaan ditargetkan sebesar Rp1,88 miliar atau berkurang dari sebelumnya yang dianggarkan sebesar Rp2,37 miliar, dengan demikian posisi pendapatan dan belanja dalam penyusunan perubahan APBD berimbang.
Frans menambahkan, rancangan kebijakan umum serta prioritas dan plafond anggaran sementara perubahan APBD tahun 2016  telah disampaikan saat paripurna DPRD dalam rangka penyampaian rancangan KUA dan PPAS perubahan APBD pada 15 September lalu.
“Hari ini kita telah merampungkan secara bersama yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama antara eksekutif dan legislatif,” katanya.(anjas)