Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


BPBD: Taruna Siaga Bencana Miliki Peranan Besar

0

     Medan, jurnalsumatra.com – Kehadiran Taruna Siaga Bencana di wilayah Provinsi Sumatera Utara ini memiliki perananan yang cukup besar dan handal dalam penanggulangan bencana yang terjadi, serta dapat mengantisipasi peristiwa alam itu.
“Kesigapan Taruna Siaga Bencana (Tagana) itu, tidak diragukan lagi dalam memberikan bantuan terhadap masyarakat yang ditimpa musibah banjir, erupsi Gunung Sinabung, kebakaran hutan, gempa bumi dan peristiwa alam lainnya,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Riadil Lubis di Medan, Kamis.
Taruna Siaga Bencana tersebut, menurut dia, juga telah mengikuti pelatihan dan pendidikan yang terorganisir, terukur dan sistematis, sehingga mereka tidak pernah ragu dalam memberikan bantuan, serta pertolongan kepada  masyarakat mengalami musibah.
“Tagana yang terdiri dari kalangan orang muda itu, selalu siaga di tingkat desa/kelurahan dan daerah lainnya yang dianggap rawan banjir, serta bertugas  mengantisipasi berbagai bencana alam yang akan terjadi,” ujar Riadil.

     Ia menyebutkan, kehadiran Tagana itu, banyak membantu tugas Tim SAR, BPBD yang mengantisipasi bencana alam yang dialami oleh masyarakat, misalnya erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, peristiwa banjir di Kabupaten Langkat, dan banjir bandang.
Oleh karena itu, katanya, Pemerintah melalui BPBD Provinsi, Kabupaten/Kota sering melibatkan Tagana bila ada terjadi bencana banjir.
Selain itu, Tagana tersebut juga ikut dilibatkan membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Kahutla) di wilayah Kecamatan Barumun, dan Kecamatan Batang Lubuk Sutam, Kabupaten Padang Lawas.
“Kebakaran hutan di sejumlah wilayah Padanglawas telah terjadi sejak beberapa minggu ini, menyusul terjadinya musim kemarau berkepanjangan dan cuaca ekstrem,” ucapnya.
Riadil menambahkan, kebakaran kawasan perbukitan Danau Toba Bakkara, tepatnya di Desa Marbun Dolok, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) kembali terbakar, Rabu (5/10) pukul 11.00 WIB.
Kobaran api membakar pohon di kawasan perbukitan itu, dan membuat daerah itu menjadi tandus.Keberadaan pepohonan di pegunungan yang mengelilingi Danau Toba di Kabupaten Tobasa memang memang kerap terbakar.
“Jadi, dalam peristiwa bencana alam yang terjadi di daerah, bukan hanya menjadi tanggung jawab BBPD Kabupaten/Kota, tetapi juga Tagana, Desa Siaga Bencana, relawan dan juga masyarakat,” kata mantan Kepala Bapeda Sumut.(anjas)