Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Banjarbaru Bisa Jadi Percontohan Kota Sehat Indonesia

0

     Banjarbaru, jurnalsumatra.com – Presiden Citynet Indonesia Rizal Effendi mengatakan, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan bisa menjadi percontohan kota sehat di Indonesia karena sudah beberapa kali meraih penghargaan kota sehat.
“Predikat kota sehat yang diraih Kota Banjarbaru bisa menjadi percontohan bagi kota lainnya di Indonesia termasuk anggota Citynet,” ujarnya di Banjarbaru, Kamis.
Pernyataan itu disampaikannya pada seminar dan sharing best practice Citynet Indonesia yang membahas tentang pengembangan kota sehat dan pengelolaan rumah sakit.
Menurut Wali Kota Balikpapan, Kaltim itu, Pemkot Banjarbaru sudah berhasil mewujudkan konsep pembangunan berwawasan lingkungan berkelanjutan melalui kota sehat.
Dijelaskan, pencapaian yang telah diraih Kota Banjarbaru menjadi modal untuk membangun perkotaan semakin tumbuh dan berkembang maju sehingga tidak kalah dengan kota-kota lainnya.
“Kami menilai, pencapaian predikat kota sehat merupakan nilai lebih yang dimiliki Banjarbaru sehingga bisa saling berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada kota lainnya,” ungkap dia.

     Ia mengatakan, Banjarbaru juga memiliki potensi karena luasnya wilayah dan jumlah penduduk yang relatif sedikit yakni 250 ribu jiwa sehingga masih bisa dikendalikan pertumbuhannya.
“Kelebihan itu harus dimanfaatkan karena masih luas wilayah bisa lebih dikembangkan dan penduduk yang sedikit bisa diarahkan untuk bersama-sama membangun kota,” ucapnya.
Dikatakan, Pemkot Banjarbaru bisa meningkatkan pembangunan perkotaan dengan menjalin kerja sama kota-kota lain baik di Indonesia maupun kawasan Asia Pasifik sesuai keanggotaan Citynet.
“Seluruh kota anggota Citynet termasuk Banjarbaru bisa menjalin kerja sama dengan kota lain hingga kawasan Asia Pasifik termasuk Seoul dan Jepang yang sudah maju,” ujarnya.
Ditambahkan, Citynet Indonesia sudah menjadwalkan bulan November 2016 belajar pengelolaan kesehatan ke negara Filipina sehingga bisa mencontoh apa saja strategi pengelolaannya.
“Keberhasilan kota-kota lainnya akan diterapkan di kota anggota Citynet agar bisa saling membangun perkotaan yang konsepnya berwawasan lingkungan dan berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, seminar dihadiri 22 kepala daerah yang menjadi anggota Citynet di Indonesia termasuk Senior Program Officer Citynet Asia Pasifik di Seoul Stefani Widorini.
Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani pada kesempatan sharing menyampaikan best practice penataan Sungai Kemuning yang dilakukan pemkot sehingga menjadi lebih baik dan tertata.(anjas)