Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Dua Atlet Difabel Bawa Kirab Api Peparnas XV      

0

Bandung, jurnalsumatra.com – Dua atlet difabel berprestasi yakni Ika Damayanti (atlet atletik dan Abdul Kholiq (atlet Tenis Meja) membawa Kirab Api Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 dari halaman depan Gedung Sate menuju lokasi upacara pembukaan Peparnas di Stadion Siliwangi Kota Bandung, Sabtu.
Ika merupakan atlet peraih medali emas pada berbagai ajang kompetisi olahraga seperti Porcab, Porda/Porcaprov, Porcada, Porcanas, dan Peparda.
Mojang kelahiran Bandung, 15 Agustus 2016 ini juga pernah meraih medali perunggu pada Special Olympics World Games 2015 cabor Bulu Tangkis (Ganda Campuran), serta peraih medali emas untuk ajang yang sama cabor Bulutangkis (Tuggal Putri) di Amerika Serikat.
Sementara Abdul Kholiq, kelahiran Ciamis, 6 Juli 1944 merupakan atlet peraih juara di berbagai kompetisi olahraga seperti Porcab, Porda/Porcaprov, Porcada, Porcanas, dan kejurnas Tenis Meja.
Selain itu, pria berusia 72 tahun ini pernah mewakili Indonesia di ajang kejuaraan Tenis Meja se-Asia Pasifika tau Fespic Games 1999 di Taiwan.
Dalam kirab api ini, Ika dan Abdul didampingi oleh 30 orang pelari dari 6 (enam) Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Kota Bandung, diantaranya SLB Lob, Fadilah, Muhammadiyah, Darul Hidayah, YPDB, Sukapura.
Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) selaku Ketua Umum PB PON XIX dan Peparnas XV/2016 Jawa Barat yang melepas rombongan Kirab Api Peparnas XV/2016 di Halaman Depan Gedung Sate Bandung, mengatakaN bahwa sumber Api Peparnas ini berasal dari sumber Api yang sama untuk gelaran PON XIX lalu, yaitu dari sumber api abadi di Kabupaten Indramayu.
“Menjadi harapan kita bersama semoga dengan berkobarnya Api Peparnas akan menambah semangat peserta Peparnas agar semakin berkobar, siap untuk berkompetisi, menjunjung tinggi sportivitas, dilandasi semangat nasionalisme, semangat kesatuan serta persatuan,” ujar Aher.
Melalui ajang ini, kata dia, diharapkan pula akan lahir atlet legenda baru atau paralimpian yang bisa mengangkat harjat dan martabat bangsa di arena Paralimpik internasional. Hal ini sesuai dengan slogan PON XIX dan Peparnas XV/2016 Jabar, “Berjaya di Tanah Legenda”.
Peparnas XV/2016 merupakan ajang ketiga kalinya bagi Jawa Barat sebagai tuan rumah. Sebelumnya, Jawa Barat pernah menjadi tuan rumah Peparnas V Tahun 1972 dan Peparnas XI Tahun 1998. Motto yang diusung juga sama, yakni Catur atau Empat Kesuksesan: Sukses Penyelenggaraan, Sukses Prestasi, Sukses Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, dan Sukses Administrasi.
“Kami berharap penyelenggaraan Peparnas 15 Tahun 2016 ini dapat tercatat dengan tinta emas pada sejarah keolahragaan di Indonesia,” katanya.(anjas)