Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Tersangka Korupsi BANSOS Bengkalis Diserahkan Ke Kejaksaan

0

Pekanbaru, jurnalsumatra.com – Tersangka korupsi dana bantuan sosial Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Jamal Abdillah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi setempat setelah berkas yang bersangkutan dinyatakan lengkap atau P21.
“Berkas yang bersangkutan telah dinyatakan lengkap oleh jaksa penyidik pekan lalu. Hari ini kita serahkan dan limpahkan tersangka lengkap beserta berkasnya ke Jaksa,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau AKBP Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Rabu.
Jamal yang merupakan mantan ketua DPRD Bengkalis tesebut tampak digelandangan dari ruang tahanan Polda Riau menuju mobil petugas yang akan mengantarkan ke Kejati Riau.
Sementara itu, Jamal yang ditahan sejak April 2015 lalu tampak sehat dan tidak sungkan untuk mengumbar senyum kepada awak media yang mengabadikan momen tersebut. Bahkan sebelum masuk ke mobil, politisi PKS sempat mengacungkan jempol dan kembali melempar senyum.
Guntur yang didampingi Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Riau AKBP Wahyu Kuncoro dan seorang penyidik Kompol Edi menyatakan terdapat ratusan berkas yang dilimpahkan ke Kejaksaan.
“Ada ratusan berkas yang turut kita limpahkan seperti proposal pengajuan dana bantuan sosial, bukti pencairan dan sebagainya,” jelasnya.
Dalam kasus dugaan korupsi Bansos Bengkalis yang telah merugikan negara sebesar Rp29 miliar tersebut, Polda Riau turutu menetapkan enam tersangka lainnya. Lima tersangka terdiri dari anggota dan mantan mantan anggota DPRD Bengkalis yakni Hidayat Tagor dari Partai Demokrat selaku mantan Wakil Ketua DPRD Bengkalis dan Purboyo dari PDIP selaku mantan anggota DPRD Bengkalis.
Selanjutnya, Rismayeni dari Partai Demokrat dan Muhammad Tarmizi dari Partai PPP. Dua orang ini merupakan anggota DPRD Bengkalis 2014-2019. Sedangkan seorang tersangka lainnya berasal dari Setdakab Bengkalis, Azrafiani Aziz, selaku Kabag Keuangan Kabupaten Bengkalis.
Khusus tersangka Jamal, Polda Riau telah menahan politisi PKS tersebut pada April 2015 lalu. Sementara itu, Guntur menjelaskan untuk lima tersangka lainnya belum ditahan dan masih dalam tahap pemberkasan.
Namun belakangan, selain menyeret sejumlah legislator dan seorang pejabat di Bengkalis, Polda Riau juga turut menyeret calon petahana Bupati Bengkalis Herliyan Saleh yang diduga turut menikmati hasil korupsi dana Bansos tersebut.
Menurut Guntur pihaknya hingga kini terus mendalami kasus ini dan telah memeriksa belasan saksi termasuk diantaranya tiga saksi ahli dari BPKP dan ahli hukum pidana.(anjas)