Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


134 ASN Bertanding Di MTQ KORPRI KALTENG    

0

Palangka Raya, jurnalsumatra.com – Sebanyak 134 aparatur sipil negara yang berasal dari 12 Kabupaten dan satu kota di Provinsi Kalimantan Tengah bertanding di Musabaqah Tilawatil Quran Korps Pegawai Republik Indonesia III tingkat Kalteng.
Siapapun nanti yang juara pertama di lima cabang yang diperlombakan akan mewakili provinsi ini bertanding di MTQ Korpri III tingkat Nasional, kata Ketua Panitia Pelaksana MTQ III Korpri Kalteng Ketut Widhie Wirawan di Palangka Raya, Senin.
“MTQ III Korpri tingkat nasional dilaksanakan di Samarinda Provinsi Kalimantan Timur pada 12-21 November 2016. Kita ingin Kalteng memberikan yang terbaik dan meraih juara MTQ III Korpri tingkat nasional itu,” tambahnya.
MTQ III korpri Kalteng yang dibuka langsung oleh Gubernur Sugianto Sabran tersebut selain untuk mempersiapkan kontigen ke tingkat Nasional, juga bertujuan menanamkan dan membina kecintaan anggota Korpri terhadap Al Quran sebagai kitab suci umat Islam.
Kemudian membina dan meningkatkan ikatan tali persaudaraan dan silaturahmi antar anggota Korpri, meningkatkan dan mengembangkan pemahaman maupun pengamalan nilai-nilai Al Quran yang berdasarkan kaidah keislaman dan berwawasan global multikultural.
MTQ Korpri ini juga bertujuan sebagai wahana kompetisi bagi insani terbaik korpri dalam mengembangkan bakat dan minat masing-masing di cabang musabaqah Al Quran  dan seni budaya.
“Kita juga berharap MTQ Korpri ini menanamkan sikap jujur, toleransi, amanah dan tanggung jawab,” kata Ketut yang juga Asisten I di lingkungan Pemprov Kalteng itu.
MTQ III Korpri tingkat Nasional ini akan memperlombakan Musabaqah Tilawah Al Quran kategori Putra-Putri, Musabaqah Hifzh Al Quran kategori Putra-Putri, Musabaqah Dai’yah Al Quran kategori Putra-Putri, Musabaqah Khath Al Quran kategori Putra-Putri, dan Musabaqah Tartil Al Quran kategori Putra-Putri.
“Dewan Hakim di MTQ III Korpri tingkat Provinsi ini berasal dari lembaga pengembangan Tilawatil Quran Kementerian Agama Kalteng yang independen dan profesional pada bidangnya,” demikian Ketut.(anjas)