Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


5.086 Kayu Pembalakan Liar Di Bengkalis Dimusnahkan

0

    Pekanbaru, jurnalsumatra.com – Aparat keamanan gabungan memusnahkan 5.086 tual atau batang kayu hasil pembalakan liar di Cagar Biosfer Giam-Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, dengan cara dipotong dan dirusak sehingga tidak bisa dimanfaatkan lagi.
“Ada sekitar 5.086 tual kayu yang dimusnahkan dengan menggunakan tujuh unit mesin ‘chain saw’,” kata Kepala Seksi Wilayah II Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Eduwar Hutapea kepada Antara di Pekanbaru, Senin.
Dia mengatakan pemusnahan itu dilakukan petugas gabungan TNI, Polri dan jajaran lainnya pada pekan lalu. Butuh waktu sekitar tiga hari untuk memusnahkan seluruh kayu-kayu tersebut.
Kayu-kayu itu, lanjutnya, merupakan hasil operasi terpadu yang dilakukan aparat bersama Kementerian LHK beberapa waktu lalu.
Dari operasi tersebut, tim tidak menemukan aktivitas pembalakan liar. Menurut masyarakat sekitar, para perambah hutan telah meninggalkan lokasi Cagar Biosfer beberapa hari sebelum operasi terpadu digelar.
Meski begitu, petugas menemukan setidaknya 12 titik pembalakan liar di Cagar Biosfer tersebut dengan barang bukti berupa ribuan tual kayu, mesin gergaji ‘chain saw’, pondok dan jerigen berisi bensin serta solar.
Eduwar mengatakan pemusnahan itu dilakukan karena memang kayu itu tidak memungkinkan untuk dibawa keluar dari lokasi perambahan. Hal itu karena jarak antara kampung terdekat, Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bukit Batu dengan titik perambahan hutan berkisar 20 kilometer.

    “Untuk itu, kita sepakati untuk dilakukan pemusnahan di lokasi,” urainya.
Selain memusnahkan 5.086 tual kayu, tim juga mengamankan 4,6 ton kayu olahan di salah satu “saw mill” di Desa Bukit Kerikil. Kayu olahan itu diduga kuat berasal dari Cagar Biosfer. Sementara pemilik “saw mill” sendiri telah melarikan diri berikut keluarganya.
Sebanyak 4,6 ton kayu itu, kata Eduwar, telah diamankan di Mapolsek Bukit Batu. Sementara pemilik “saw mill” kini dalam penyelidikan petugas.
Temuan aktivitas pembalakan liar di Cagar Biosfer terus melebar. Terakhir, Polda Riau mengamankan seorang oknum anggota Polres Bengkalis berinisial Aiptu S yang diduga sengaja melakukan pembiaran aksi pembalakan liar itu.
Polisi masih terus mendalami keterangan yang bersangkutan. Meski begitu, Kapolda Riau Brigjen Zulkarnain menegaskan sanksi tegas berupa pencopotan terancam diterapkan kepada oknum tersebut.
Sementara itu, enam oknum TNI dilaporkan turut diperiksa atas dugaan yang sama. Komandan Denpom 1/3 Pekanbaru, Letkol (CPM) Johny JP Palupessy mengatakan jajarannya masih terus melakukan pendalaman terkait dugaan tersebut.
Meski begitu, ia mengatakan penyelidikan terkendala minimnya saksi karena dugaan tersebut berdasarkan informasi, bukan operasi tangkap tangan.(anjas)