Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Bulan Kesehatan Gigi Digelar Di 30 Kota

0

     Medan, jurnalsumatra.com – Persatuan Dokter Gigi Indonesia bersama Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia menggelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di 22 universitas yang memiliki rumah sakit gigi dan mulut dan di 30 kota seluruh Indonesia.
“Bulan Kesehatan Gigi nasional itu digelar mulai 29 September hingga 28 November 2016,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Prima Indonesia, Prof. Monang Panjaitan di Medan, Selasa.
FKG Universitas Prima Indonesia Medan, menjadi lokasi kesembilan yang menjadi pelaksana kegiatan peringatan Bulan Kesehatan Gigi nasional tersebut untuk tiga hari kedepan.
Selama acara, masyarakat Medan dan sekitarnya diberi kesempatan untuk meakukan pemeriksaaan serta perawatan kesehatan gigi di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Prima Indonesia.
“Kami menargetkan seribu orang yang memeriksakan kesehatan giginya dan untuk itu kami sudah menyiapkan sebanyak 100 tenaga ahli untuk memberikan pelayanan,” katanya.
Ia menambahkan, BKGN di FKG Universitas Prima Indonesia akan memberikan pelayanan promotif, preventif serta kuratif secara gratis.

    Dengan demikian pihaknya berharap dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan gigi dan mulut masyarakat  dengan membangun pemahamana yang lebih baik lagi akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, termasuk mengenal dan mencegah sejumlah kebiasaan buruk yang dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut anak.
“Pada kesempatan itu kami juga memberikan pengalaman edukasi yang menyenangkan bagi anak yakni dengan cara menggambar dan mewarnai,” katanya.
Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan dari data RSGM FKG Universitas Prima Indonesia, 95 persen jumlah pengunjung anak mengalami karies gigi yang sebagian besar disebabkan oleh kebiasaan jajan sembarangan.
Karena jajanan anak dilingkungan sekolah ataupun disekitar rumah sering kali menggunakan zat pewarna dan pengawet dari bahan kimia, yang kandungan dari zatnya cepat berdampak buruk bagi kesehatan gigi dan mulut anak jika terus dikonsumsi.
“Untuk kita perlu mengedukasi masyarakat terutama anak-anak untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut termasuk edukasi akan kebiasaan dan makanan yang dapat merusak gigi,” katanya.(anjas)