Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Peningkatan Kompetensi Guru Perdesaan KOTIM Jadi Perhatian      

0

Sampit, Kalteng, jurnalsumatra.com – Peningkatan kompetensi guru di perdesaan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menjadi perhatian agar pemerataan peningkatan kualitas pendidikan dapat terwujud.
“Nilai guru di desa lebih rendah dibanding guru di kota, sebab desa minim sarana dan prasarana. Pemerintah provinsi, pusat dan kabupaten, selalu mendorong kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan mutu guru,” kata Kepala Seksi Sekolah Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Muhdori di Sampit, Senin.
Pernyataan itu disampaikan Muhdori saat membuka Musyawarah Guru Mata Pelajaran Matematika Kotawaringin Timur yang dilaksanakan di SMKN 1 Sampit. Kegiatan yang mengangkat tema tentang peningkatan kompetensi dan karir guru pembelajaran melalui moda tatap muka dan moda daring itu diikuti 40 peserta guru SMA dan SMK.
Dinas Pendidikan menyambut baik kegiatan tersebut karena untuk peningkatan mutu guru Matematika. Tujuan akhirnya adalah agar guru lebih profesional dan bisa lulus uji kompetensi guru (UKG) akhir tahun ini.
Berdasarkan data hasil UKG, kata Muhdori, guru SMK belum mencapai 60 persen batas lulus standar nasional. Untuk itulah pemerintah memberikan bantuan untuk kegiatan pelatihan.
“Harapannya agar bisa meningkatkan mutu dan kemampuan yang berkaitan dengan kompetensi sebagai guru Matematika. Dengan bekal dari narasumber, dapat mencapai nilai lulus. Kalau ada guru yang sudah siap untuk mengikuti UKG dapat langsung mendaftarkan diri secara online,” harap Muhdori.
Kepala SMKN 1 Sampit, Lismayani mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut bantuan pemerintah pusat untuk pengembangan guru. Kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas guru.
“Hasil UKG guru Matematika, khususnya SMK masih di bawah standar lulus. Melalui diklat guru pembelajaran melalui moda daring, peningkatan guru kompetensinya diharapkan lebih dari yang diharapkan,” kata Lismayani.
Peserta diharapkan mempelajari modul-modul yang disediakan karena selama pendidukan dan pelatihan belum seluruhnya dipelajari. Dia berharap pelaksanaannya akan terus meningkat sehingga hasilnya juga akan lebih baik. (anjas)