32 Hotel Di Lombok Beri Diskon 50 Persen

     Mataram, jurnalsumatra.com – Sebanyak 32 hotel berbintang memberikan diskon hingga 50 persen dari harga terendah bagi wisatawan domestik maupun mancanegara menyusul buka tutup operasional Lombok Internasional Airport akibat dampak letusan Gunung Agung di Pulau Bali.
“Sudah ada 32 hotel yang telah berkomitmen untuk memberikan diskon 50 persen dari harga terendah. Hal ini sesuai dengan surat edaran gubernur yang di kirim ke pihak hotel,” kata Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Moh Faozal saat rapat koordinasi dengan para pelaku pariwisata di Mataram, Kamis.
Ia menyatakan, pemberian diskon tarif hotel tersebut karena banyak wisatawan, baik domestik dan mancanegara yang tidak bisa keluar dari Lombok akibat penerbangan ditunda menyusul buka tutup di Lombok Internasional Airport (LIA) sebagai dampak meletusnya Gunung Agung di Pulau Bali.
“Kalau domestik bisa kami arahkan untuk mengalihkan menggunakan jalur laut. Tapi kalau tujuan Malaysia dan Singapura tentu kami tidak bisa paksakan mereka menggunakan jalur laut mengingat jauh. Makanya kami minta hotel untuk memberikan diskon 50 persen itu,” ujarnya.
Selain pemberian diskon hotel, untuk membantu dan memberikan pelayanan kepada wisatawan, pihaknya menyediakan tiga unit bus untuk keperluan para wisatawan, khususnya yang terkena dampak dari buka tutup di bandara.
Satu unit bus berkapasitas 42 orang penumpang disiapkan di bandara untuk mengantar wisatawan yang sudah berada di bandara, namun tidak bisa berangkat karena ditunda dan harus kembali di hotel. Selanjutnya, bus berkapasitas 34 orang penumpang yang disiapkan di bandara untuk mengantar wisatawan yang gagal berangkat karena ditunda, namun ingin melanjutkan perjalanan melalui Pelabuhan Lembar. Satu unit lagi disiapkan untuk mengantar wisatawan yang berkeinginan pindah objek wisata ke wilayah selatan Pulau Lombok, seperti di Mandalika.
“Kami juga mendapatkan bantuan bus dari TNI Angkatan Laut yang diperuntukkan untuk mengantar wisatawan,” kata Faozal.(anjas)

Leave a Reply