467 Siswa SMA Ikuti UN Susulan

Palembang, jurnalsumatra.com – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sumsel terus dikaji  oleh Dinas Pendidikan Sumsel. Pasalnya,  pada pelaksanaan UNBK SMA di Sumsel, masih saja ada kendala seperti listrik padam dan mesin genset macet, gangguan jaringan hingga server terkena virus yang menyebabkan 467 pelajar SMA terpaksa mengikuti ujian susulan yang bersamaan dengan ujian susulan SMK pada 17 April 2018.

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo mengatakan, adapun rekap peserta susulan yakni Palembang 47 siswa, Lubuk linggau 16 siswa, Pagaralam satu siswa, Prabumulih satu siswa, OKU 37 siswa, OKI 42 siswa. Kemudian Muara enim 46 siswa, Lahat 100 siswa, Musi banyuasin 21 siswa, Banyuasin satu siswa, Ogan ilir 76 siswa, Okut 11 siswa, Empat lawang 25 siswa, Pali 40 siswa, Musi ratas utara 4 siswa.

“Umumnya karena listrik mati, server virus dan kendala lain. Jumlah siswa dan SMA dua kali lipat dari SMK, dan sebagian besar sekolah-sekolah itu merupakan pengalaman pertama mengikuti UNBK,” ujar Widodo melalui pesan singkatnya, Senin (16/4).

Oleh sebab itu, lanjut Widodo, evaluasi tentu akan dilakukan pihaknya guna memastikan perangkat teknis bekerja dan akan memaksimalkan peran operator sekolah serta petugas helpdesk provinsi dan kabupaten/kota. “Termasuk kategori ini ada anak yang sakit, dan tidak bisa upload ke server pusat pasca pelaksanaan UN,” bebernya.

Berdasarkan data di Disdik Sumsel, untuk pelajar SMA yang mengikuti UNBK yakni 52.253 orang atau 86,04 persen dari total 65.098 pelajar SMA di Sumsel. Sedangkan untuk pelajar Madrasah Aliyah ada 6.240 pelajar yang mengikuti UNBK atau senilai engan 51,12 persen dari total 12.199 pelajar MA yang ada di Sumsel.  (yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 1 =