5 Kandidat KONI Mundur Sebelum Beperang

Lahat, jurnalsumatra.com – Lantaran diduga tidak sanggup dalam memenuhi persyaratan dukungan minimal 30 persen dari pengurus cabang olahraga (Cabor), mengakibatkan 5 kandidat calon Ketua KONI Lahat, mundur sebelum berperang dikanca pemilihan.

Hal tersebut, terbukti kelima kandidat tidak mengembalikan berkas Formulir Pencalonan hingga hari terakhir Jum’at (07/08/2020), yang ditutup sampai pukul 16.00 WIB. dan saat ini ada Empat dari Sembilan kandidat calon Ketua KONI Lahat yang telah mengembalikan berkas sembari menunggu hasil verifikasi dari Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP).

Imam Rustandi SH, salah satu balon yang telah mengambil formulir dibincangi mengaku, alasan dirinya tidak mengembalikan berkas karena jeda antara pengambilan dan pengembalian sangat pendek sehingga, waktu untuk konsolidasi sudah tidak memungkinkan mengingat Cabor yang ada dilingkup KONI sangat banyak.

“Maka dari itu, mohon sama-sama agar dapat dikawal proses pemilihan kedepan supaya Ketua KONI terpilih benar-benar orang yang tepat dan berkomitmen untuk memajukan olahraga (The Right Man In The Righ Place),” ajak Imam Rustandi.

Hal senada juga diungkapkan Mutahrim balon kandidat lainnya, ia tidak mengembalikan berkas lagi kepanitia TPP beralasan, karena tidak mendapat dukungan dari pengurus Cabor dan bukan orang dekat Bupati sehingga kecil kemungkinan akan terpilih meskipun memenuhi persyaratan.

“Harapan kami semoga dalam pemilihan ketua KONI tidak ada Intervensi dari pihak manapun apalagi memenuhi instruksi bawah meja dari penguasa saat ini. Karenan jelas ketua yang terpilih hasil kecurangan akan menghasilkan hal yang tidak baik, untuk kemajuan Olahraga di Kabupaten Lahat kedepan,” harap Mutahrim.

Sementara, Ketua TPP calon Ketua KONI Lahat H.Andi Syahril ST mengatakan, masa pengembalian berkas pencalonan secara resmi telah berakhir. Nah, dari 9 nama yang sebelumnya mengambil formulir, hanya 4 nama yang mengembalikan formulir.

Karena, disetiap Balon untuk persyaratan menjadi Ketua Umum KONI Lahat, harus mengikuti berbagai persyaratan yang dimintak panitia TPP. Diantaranya, dijelaskan H.Andi Syahril, salah satunya surat dukungan tertulis dari Pengkab cabang olahraga (Cabor) minimal 30 persen, Pengkab cabor yang memiliki SK aktif.

“Mungkin, salah satu syarat inilah yang menjadi momok dan beban setiap bakal Balon. setelah itu, dokumen bakal calon yang diserahkan akan diverifikasi TPP sesuai dengan persyaratan yang telah disepakati pada rapat anggota KONI Lahat,” kata Andi didampingi Sekretaris Yeniadi Amirul. (Din)