517 ASN Terima Penghargaan Satyalancana Karya Satya

    Tangerang, jurnalsumatra.com – Sebanyak 517 Aparatur Sipil Negeri (ASN) di lingkup pemerintah Kota Tangerang, Banten menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya.

“Semoga pegawai yang dapat penghargaan ini dapat terus meningkatkan kinerjanya dan menjadi panutan bagi pegawai lainnya di SKPD masing-masing,” ujar Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri di Tangerang Selasa.

Sekda menjelaskan, Pemkot Tangerang sedang gencarnya melakukan inovasi dalam pembangunan dan pelayanan. Pegawai pun dituntut untuk bisa mengikuti perkembangan yang ada saat ini.

Sebab, kebutuhan masyarakat saat ini sangat begitu cepat sehingga harus diikuti dengan pelayanan yang optimal dengan didukung melalui perkembangan teknologi dan informasi.

Masyarakat juga telah menjadi pegawas dalam pembangunan yang dilakukan. Oleh karena itu, setiap rencana dan pelaksanaan di lapangan harus sesuai agar tidak menjadi kesalahan.

“Masyarakat sekarang sudah sangat kritis. Jadi, harus bisa menyesuaikannya melalui rencana dan kerja nyata di lapangan,” paparnya.

Kepala Sub Bidang Kesejahteraan Pegawai pada BKPSDM Kota Tangerang Nur Ahmad Hanafiah menerangkan, pada tahun 2017 pemkot mengajukan 525 berkas usulan calon penerima penghargaan untuk dapat diverifikasi berkasnya oleh Kementrian Dalam Negeri.

Kemudian dilanjutkan pada sekretariat militer untuk proses pencetakan piagam dan petikan keputusan Presiden RI Joko Widodo.

“Namun hanya 517 pegawai yang lolos verifikasi berkas. Sisanya tidak memenuhi syarat. Kemungkinan akan diusulkan kembali pada awal tahun 2018 nanti,” imbuhnya.

Satyalancana  merupakan sebuah tanda  penghargaan yang diberikan kepada PNS/ASN yang telah berbakti dan bekerja secara terus menerus dengan menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, kesetiaan dan pengabdian sehingga dapat dijadikan teladan bagi setiap PNS yang lainnya.

Satyalancana terbagi dalam beberapa kategori yakni 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. Di Kota Tangerang ada beberapa syarat tambahan untuk mendapatkan lencana dan piagam yang di berikan dari Presiden RI Yaitu tidak pernah mendapatkan hukuman disiplin baik sedang maupun berat.(anjas)

Leave a Reply