621 Atlet Perebutkan 471 Medali Peparpenas 2017

Solo, jurnalsumatra.com – Sebanyak 621 atlet akan memperebutkan 471 medali dalam pesta olahraga multi cabang Pekan Paralimpiade Pelajar Nasional (Peparpenas) VIII 2017 di Solo, Jawa Tengah, 10-14 November.
Menurut Ketua Pelaksana Peparpenas VIII 2017, Bayu Rahardian di Solo, Jumat, 621 atlet tersebut berasal dari 29 provinsi dan hanya lima daerah yang absen, yakni Papua Barat, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Papua Barat dan Sulawesi Tenggara.
“Kami harus bijak melihat ketidakhadiran kelima provinsi tersebut. Ada beberapa daerah yang memang belum siap. Ada juga yang tidak punya atlet disabilitas, dana, dan kesiapan,” kata Bayu yang juga merupakan Asisten Deputi pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus Kemenpora.
Lebih lanjut, Bayu menjelaskan tujuan dari diadakannya kejuaraan ini juga untuk mencari bibit-bibit potensial yang akan ditampung dalam program pembinaan seperti Sekolah Khusus Olahraga Ragunan namun diperuntukkan bagi disabilitas.
“Rencananya kami akan membuat sekolah Ragunan khusus untuk atlet disabilitas di Solo. Langkah awal kami akan menyaring 30 atlet terbaik pada akhir tahun nanti,” ujar Bayu.
Adapun jumlah medali dalam Peparnas 2017 ini sebanyak 471 buah yang terbagi dalam 149 medali emas, 149 perak dan 173 perunggu akan diperebutkan dalam enam cabang olahraga yang dipertandingkan yakni atletik, renang, bulu tangkis, bocia, catur dan tenis meja.
Setiap provinsi, maksimal mengirim 28 atlet dengan kategori tuna daksa sembilan orang, tuna grahita tujug orang, tuna rungu enam orang dan tuna netra enam orang.
“Event ini tak semata unjuk prestasi para atlet, tapi juga pembudayaan disabilitas dan pesan-pesan lainnya. Yang terpenting bahwa kesetaraan penyandang disabilitas itu mempunyai hak yang sama dalam olahraga,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga Disabilitas Kemenpora, Ismun Dwi Karyatiningsih, mengatakan terpilihnya Kota Solo menjadi tuan rumah Peparpenas pertama karena daerah ini merupakan pusat kegiatan Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia, sehingga sudah memiliki fasilitas olahraga cukup lengkap.
Menurut dia, sejumlah fasilitas venue untuk pertandingan di Solo yang akan digunakan yakni Stadion Sriwedari untuk cabang atletik, Kolam renang Tirtomoyo Manahan untuk cabang renang, GOR UNS untuk tenis meja non tuna netra, Hotel Hap untuk cabang tenis meja tuna netra, GOR Manahan cabang bulu tangkis, Hotel Sahid untuk cabang catur dan GOR Gelanggang Pemuda Manahan cabang bocia telah siap digunakan untuk pertandingan yang akan dimulai pada Sabtu (11/11).
“Sehingga saya harap Peparpenas tahun ini, yang mengusung tema Meningkatkan Percaya Diri dan Motivasi Atlet untuk Indonesia Hebat bisa tercapai,” ujarnya.(anjas)

Leave a Reply