Abujabi Bali Dorong Satpam Miliki Sertifikat Kualifikasi

     Denpasar, jurnalsumatra.com – Ketua Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujabi) Provinsi Bali Nyoman Sutapa mendorong seluruh satuan pengamanan (Satpam) untuk memiliki sertifikat kualifikasi sehingga kinerjanya mampu bekerja secara profesional.
“Kami mendorong seluruh anggota Satpam di Bali memiliki sertifikat kualifikasi, sehingga dalam melakukan pengamanan sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh Kepolisian Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007,” kata Sutapa di sela Rakerda Abujabi Bali di Mangupura, Badung, Jumat.
Ia mengatakan keberadaan Satpam yang profesional sesuai aturan, sehingga dalam menjalankan tugasnya di perusahaan akan mampu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya.
“Saat ini keberadaan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) di Bali sebanyak 96 perusahaan yang terdaftar di Polda Bali. Namun yang baru bergabung di Abujabi Bali berjumlah 53 perusahaan,” sebut Sutapa didampingi Ketua DPD Asosiasi Profesi Security Indonesia (APSI) Provinsi Bali Gede Risky Pramana.
Sutapa mengatakan dengan diselenggarakannya  Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Abujabi tersebut akan menghasilkan program kerja yang akan ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan.

     “Pengurus Abujabi saat ini sedang melakukan penyusunan program-program dalam penataan satuan pengamanan, sehingga ke depannya diharapkan semua Satpam tersebut mampu bekerja secara profesional menjalankan tugas di tempat kerja mereka,” ujarnya.
Ia mengatakan dalam Rakerda tersebut juga akan dilakukan pergantian antarwaktu pengurus Abujabi Bali yang selama ini tidak aktif untuk kepengurusan 2015-2020.
“Kami berharap dengan pergantian pengurus tersebut, semangat membangun dan kebersamaan memajukan Abujabi akan lebih baik. Kami juga berharap BUJP yang selama ini belum bergabung agar segera bisa bergabung di Abujabi. Kami juga menyediakan pendaftaran secara ‘online’,” katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Abujabi Bali, I Gede Kintawali mengatakan pihaknya mendorong kepada anggota yang selama ini belum mendaftar agar bisa bergabung di Abujabi Bali.
“Langkah tersebut dalam upaya menertibkan anggota-anggota yang selama ini belum memiliki sertifikat kualifikasi agar segera melakukan ujian, sehingga kami harapkan agar semua Satpam bersertifikat,” ucapnya.
Dikatakan pihaknya akan menyampaikan informasi dan melakukan pembinaan kepada anggota yang bergabung di Abujabi, dengan harapan Satpam di Bali semua memiliki sertifikat kualifikasi.
“Bali adalah daerah pariwisata, sehingga perusahaan di Pulau Dewata membutuhkan Satpam yang profesional dan kualitasnya sangat bagus. Menjalankan tugas pengamanan juga profesional,” ujarnya.(anjas)

Leave a Reply