Adik Kandung Kadis Ditemukan Tewas


Lahat, jurnalsumatra.com –  Seorang honorer staf kantor Camat Kota Agung Kabupaten Lahat, bernama Ashani (42) pada Sabtu (22/6/2019) sekitar pukul 10.41 WIB, ditemukan sudah tidak bernyawa lagi.

Tewasnya korban saat berada dirumah dinas Camat Kota Agung Lahat, tergeletak tepatnya diruang tengah dalam keadaan telanjang bulat (Bugil-red). Sedangkan, dari mulut korban mengeluarkan busa, lalu, hidung keluar cairan warna coklat gelap, serta kondisi mayat sudah kaku dan dingin.

“Untuk kronologis ditemukannya korban bernama Ahsani yang merupakan adik kandung Kadis BPMDesa Lahat ini, tergeletak tepat diruang tengah kantor Camat Kota Agung, Lahat, dan maaf dalam keadaan tidak menggunakan pakaian sama sekali,” tegas Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap.SIK.M.Si melalui Kasubag Humas Polres Lahat IPTU Sabar.T, Minggu (23/6/2019).

Awalnya, sambung Sabar T, pada hari Sabtu (22/6/2019) sekira jam 09.30 WIB saksi Nopriansyah (34) yang merupakan kepala desa (Kades) Desa Mutar Alam Baru Kecamatan Kota Agung, mendatangi rumah dinas Camat Kota Agung untuk mengambil dokumen Rencana Anggaran Belanja (RAB), yang sebelumnya sudah dititipkan oleh Camat Kota Agung kepada Ahsani.

Setiba dirumah dinas, dijelaskan Sabar T, Nopriansyah mengetuk pintuk dan memanggil korban beberapa kali, tapi tidak ada jawaban. Selanjutnya, saksi kembali menghubungi Camat Kota Agung, tak lama kemudian datang dua saksi lainnya, yakni, Ahmad Jihad (47) Pjs kepala desa (Kades) Kebon Jati dan Dwi Prayoga (23) Anggota Polsek.

“Lalu, ketiga saksi ini sepakat membuka paksa pintu depan. Setelah masuk kedalam terlihat Ahsani sudah dalam keadaan tergeletak dilantai ruang tengah rumah dinas Camat dan tidak bernyawa lagi,” tutur Sabar T.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh korban. Tidak berhenti disitu saja, kata Sabar T, petugas jajaran Polsek Kota Agung langsung memanggil dan memintak penjelaskan dari Camat Kota Agung, Putakul Hadi.

“Dari hasil penjelasan Camat Kota Agung bahwa sehari sebelumnya korban mengeluhkan sakitnya. dan Camat menyarankan untuk berobat ke Puskesmas. Namun, tak diindahkan oleh korban dan terakhir mendengar korban ditemukan sudah tewas dirumah dinasnya. kini, Jenazah Alm dibawa kelahat rumah kakaknya Kadis BPMDesa untuk dikebumikan,” pungkasnya. (Din)