Air Danau Singkarak Meluap

Tanahdatar, Sumbar, Jurnslsymatra.com – Akibat air danau singkarak meluap hingga ke arwal oersawahan warga. Petani di Jorong Mutiara Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan teracam merugi puluhan juta rupiah. Sementara sawah yang dibajiri air danau itu akan memasuki masa panen. Akibatnya, petani yang menjadi korban-pun bisa dipastikan gagal panen untuk musim kali ini.

Wali Jorong Mutiara, Eriyanto mengatakan jika peristiwa meluapnya air danau Singkarak terjadi karena debit hujan yang tinggi mengguyur wilayah di sekitaran danau. Hal ini, telah berlansung sejak beberapa waktu yang lalu, atau 2 minggu yang lalu.

“Ini terjadi akibat air danau meluap. Kami menduga dengan telah adanya jalan pertanian tidak akan terjadi peristiwa seperti ini. Tapi terjadi juga,” ungkap Eriyanto sembari menunjuk jalan pertanian yang telah dirabat beton.

Eriyanto juga mengaku, sekitar 2 hektar areal persawahan petani yang hendak dipanen, dipastikan gagal panen pada musim ini. Total kerugian akibat peristiwa tersebut-pun ditaksir mencapai Rp34 juta.

Kalau hitungan kami “perkatidiang”. Hasil normalnya 215 katidiang. Jika satu katidiang Rp160 ribu. Bisa ditotal sekitar 34 juta lah,” ungkap Eriyanto.

Selain petani, akibat air danau Singkarak yang meluap hingga ke dalam sawah itu, turut merugikan pengusaha tambak ikan air tawar. Ikan yang semestinya berada di dalam kolam, kini banyak yang lepas hingga areal sawah.

Dari pantauan kami,  kini sebagian warga pun memafaatkan kejadian tersebut dengan memancing di areal sawah warga.(Myt)