AJO Diminta Tangkal Berita Hoax

Palembang, jurnalsumatra.com – Ketua Dewan Kehormatan AJO Indonesia Sumsel Herman Deru berharap pada pengurus AJO agar tetap netral dan menjadi jurnalis yang menangkal berita hoax.

Hal tersebut diungkapkan Herman Deru dalam Pelantikan DPD Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJO Indonesia) Sumsel dan DPC AJO Indonesia Kota Palembang di Gedung Komplek A|Furqon,Jalan R Sukamto Palembang, Sabtu (21/7/2018)

Herman Deru mengungkapkan,  etika pengurus AJO Indonesia Sumsel ini professional dan tetap netral, maka akan  dibela dan dibantu. “Tapi sebaliknya jika AJO tidak netral maka saya akan menjauh,” ucapnya.

Menurutnya,  profesi sebagai wartawan merupakan profesi yang patut dihargai dan dihormati. “Kita harus menghormati profesi wartawan. Apalagi banyak wartawan legendaris yang menggunakan alat seadanya mereka bisa terkenal karena professional, konsukuen, komitmen dan istiqomah terhadap profesinya,” bebernya.

Lebih lanjut Herman Deru menjelaskan,  wartawan bisa menjatuhkan dan meninggikan orang dengan tulisannya. Oleh sebab itu, profesi wartawann juga sangat memiliki konsekuensi yang besar, salah satu contohnya, ketika masyarakat luas tau bahwa ada kasus besar, tetapi informasi itu tidak disebarluaskan atau tidak diterbitkan/ditayangkan oleh wartawan, maka pandangan masyarakat akan lain. Saya berharap AJO lndonesia dapat menjadi wadah media online yang  netral, mendukung pembengunan ‘ pemerintah dan membawa kabar kebaikan bagi masyarakat,” katanya.

Deru berharap,  para jurnalis yang tergabung dalam wadah AJO Indonesia dapat menyajikan berita yang positif, dan menangkal berita hoax, yang terpenting dapat menjaga netralitas, jangan suguhi masyarakat dengan berita yang tidak berimbang.

Rival Ahmad Labaika selaku Ketua AJO Indonesia mengungkapkan, daya tarik AJO adalah dengan program yang dimemiliki seperti kemampuan teknologi, kepahaman digital teknologi, dan marketing.

“AJO Indonesia dibentuk untuk mengumpulkan media online menjadi satu dalam wadah, serta bisa memperoleh berita terbaru (Better), dan informasi yang ada di Indonesia akan Iebih cepat di ketahui,” pungkasnya.  (yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve − 10 =