Akademisi: Pemerintah Perlu Intensif Kenalkan Keanekaragaman Hayati

    Padang, jurnalsumatra.com – Akademisi bidang biologi dari STKIP PGRI Sumbar Fachrul Reza, M.Si menilai pemerintah perlu intensif mengenalkan keberadaan keanekaragaman hayati kepada masyarakat sebagai upaya melibatkan dalam konservasi alam.
“Kebanyakan masyarakat tidak sadar keberadaan keanekaragaman hayati di sekitar, seharusnya ada pendidikan terkait itu,” kata dia di Padang, Selasa.
Dia mencontohkan dalam upaya pembersihan lingkungan di suatu kawasan, selain arahan program kebersihan, masyarakat juga diberikan pemahaman terkait habitat hewan atau tanaman yang ada di sekitar.
Hal ini penting, sebab mungkin saja tanaman yang ditebang atau dipangkas tersebut bermanfaat secara ekonomi.
Misalnya rumput atau tanaman air yang mengganggu saluran, masyarakat diberi pemahaman fungsinya vegetasi tersebut sehingga tidak sembarang dibuang ke tempat sampah.

Atau ketika membersihkan suatu lahan tidur, perlu diamati juga kemungkinan kawasan tersebut tempat habitat hewan.
“Hal yang sama juga saat akan melakukan penanaman lahan oleh tanaman pertanian,” ujar dia.
Masyarakat perlu diberikan pemahaman fungsi dari tanaman tersebut selain untuk ekonomi, misalnya sebagai upaya konservasi dari pengikisan tanah dan mencegah banjir.
Termasuk saat masyarakat melakukan kegiatan perambahan hutan atau berburu, pemerintah atau instansi terkait dapat menyosialisasikan keberadaan hewan dan tumbuhan yang dilindungi.
Arahan ini katanya, bukan dalam hal imbauan lisan atau tulisan namun dalam pembentukan peraturan yang mengikat.
Bila perlu adanya sanksi dan apresiasi bagi masyarakat yang tidak peduli tanggung jawab pada konservasi hayati.
“Bila ini sudah disosialisasikan dan dikenalkan, giliran pemerintah yang mempertimbangkan habitan keanekaragaman hayati dalam programnya,” kata Reza.(anjas)

Leave a Reply