Alumni UAD Lanjut Studi Doktoral di Luar Negeri

TAIPEI, jurnalsumatra – Alumni Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta melanjutkan program studi doktoral di luar negeri, satu orang di antaranya lanjut di bidang Master di Taipei Medical University (TMU) Taiwan.

Adapun lima orang dari mereka adalah freshgraduate dari Pascasarjana Farmasi UAD Yogyakarta: Lalu Muhammad Irham, Muhammad Anshar, Wirawan Adikusuma, Safwan dan Yudha Eri Saputra.

Dan dua orang mengambil doktoral di bidang public health di antaranya Yuniar Wardani dan Ichtiarini Nurullita. Mereka masing-masing mendapatkan kesempatan studi lanjut program doktoral dengan support beasiswa penuh dari TMU.

“Tentunya hal ini kesempatan yang sangat bagus, terlebih TMU termasuk universitas terbaik di bidang kesehatan di Taiwan,” terang Lalu Muhammad Irham, Senin (24/9/2018).

Berdasarkan QS Ranking, TMU termasuk top 100 Asian University yang berada di rangking 76 dan 398 tingkat dunia.

Banyak alasan, kenapa mereka memilih kuliah di TMU. Di antaranya di bidang pharmacogenomic and proteomic program misalnya, TMU sudah memiliki DNA biobank yang menyimpan DNA pasien yang bersumber dari 3 hospital yang dapat dimanfaatkan untuk menganalisis DNA. “Dan dapat dihubungkan dengan penyakit yang terjadi serta personalisasi terapi obat-obatan,” ungkap Lalu Muhammad Irham, yang mengambil konsentrasi di bidang Pharmacogenomic.

Tentunya juga untuk calon-calon lulusan, baik dari lulusan Farmasi UAD maupun Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UAD, pastinya bisa mendapatkan kesempatan yang sama.

“Intinya berjuang dan jangan pernah berhenti, insya Allah juga menjadi ikhtiar kita,” papar Lalu Muhammad Irham, yang menambahkan hal itu akan menjadi ladang ibadah buat kita.

Menurut Lalu, untuk lanjut studi doktoral, jangan lupa mempersiapkan TOEFL bahasa Inggris minimal 500. Dan juga harus meningkatkan skill membaca dan mengkritisi jurnal sebagai bahan dan modal untuk melakukan riset. “Tentunya harus banyak membaca supaya dapat  beradaptasi dengan lingkungan baru,” papar Lalu lagi.

Kuliah di luar negeri itu, seperti disampaikan Lalu Muhammad Irham, akan banyak memberikan pengalaman. “Khususnya dari segi multikultural, baik di bidang pendidikan maupun lingkungan sosialnya,” tandas Lalu. (Affan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × one =