Apriyadi : Muba Rencana Bangun Jembatan Rako

Muba, Sumsel, jurnalsumatra.com- Pemerintah Musi Banyuasin (Muba) berencana membangun Jembatan Sungai Musi didesa Rantau Keroya (Rako) Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Rencana pembangunan Jalan dan Jembatan antar Kabupaten, Muba penghubung Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) itu bertujuan mempermudah hubungan masyarakat kedua kabupaten.

“ini masih tahap rencana karena harus ada MoU antar Kabupaten. Kalau MoU dengan Kabupaten Banyuasin sudah ada. Namun tahap pertama kita dengan kabupaten tersebut bukan daerah itu, melainkan akses untuk Kecamatan Lalan. Nantinya kita buat MoU dengan Kabupaten Pali untuk membangun jalan dan Jembatan sungai Musi di desa Rako.

Kecamatan Lais itukan daerah perbatasan. Jadi apabilah dihubungkan otomatis pengguna jalan dari Pali lewat desa Rantau Keroya tembus simpang gardu.”Demikian dikatakan Plt Setretaris Dareah (Setda) Muba H Apriyadi saat dibincangi jurnalsumatra.cpm diruang kerjanya Rabu (22/11/2017)

Menurut Apriyadi besar kemungkinan ditahun 2019 pengerjaan Jalan dan Jembatan tersebut mulai diangsur.

“Untuk saat ini kita belum bisa, melaksanakannya karena APBD kita ditahun 2018 ini habis-habisan untuk jalan, insyaallah 2019 nanti jalan di Muba 70% mantap.

Jadi besar kemungkinan tahun 2019 pekerjaan mulai diangsur dengan cara sama-sama antara Pemkab Muba dan Pali membuat jalan pendekat terlebih dahuluh. Kita tinggal meneruskan, karena semasa saya menjabat Plt Bupati Pali jalan itu sudah dibangun hanya beberapa kilometer lagi tembus ke- desa Rantau Keroya.”Ujarnya

Ketika disinggung ada rumor Pemkab Muba akan membangun Jembatan Musi di Kecamatan Lawang Wetan. Sementara menurut Apriyadi Pemkab Muba tidak mungkin sembarang bangun.

“Kita tidak akan sembarang membangun, tidak ada istilah mengutamakan pembangunan di daerah asal-usul pejabat. Percuma kita menghabiskan dana miliyaran kalau pembangunan jalan dan Jembatan tidak bermanfaat bagi orang banyak atau hanya dilewati beberapa warga untuk pergi ke kebun. Disini kita mengutamakan yang layak untuk dibangun terutama bermanfaat bagi orang banyak. Sebab dengan kemudahan akses, dipastikan membuka jalur ekonomi bagi masyarakat. “Pungkasnya. (Rafik Elyas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four + 19 =