Arisan Mapan Berguna Bagi 2,3 Juta Keluarga Indonesia


Yogyakarta, jurnalsumatra.com – Sebanyak 2,3 juta keluarga Indonesia terbantu impiannya terwujud lewat “Arisan Mapan”.

Itu merupakan jaringan arisan barang terbesar di Indonesia yang membantu masyarakat bersama-sama merencanakan dan mewujudkan barang impian melalui metode arisan.

Saat ini tercatat sudah ada 180 ribu ketua arisan di balik 2,3 juta keluarga Indonesia yang menjadi sosok pahlawan untuk sesama, baik itu keluarga, tetangga, hingga komunitas sekitar dalam mewujudkan impian lewat “Arisan Mapan”.

Kini, terus berkomitmen untuk mewujudkan impian lebih banyak masyarakat Indonesia

dengan mengembangkan jaringan ketua arisan.

Mapan ini merupakan perusahaan bermisi sosial yang fokus pada layanan teknologi keuangan berbasis komunitas yang memiliki produk unggulan, yakni Arisan Mapan.

Jaringan arisan barang terbesar dan terkemuka di Indonesia ini telah membantu jutaan keluarga Indonesia dalam mewujudkan kebutuhan impiannya. 

Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2015, Arisan Mapan telah dipercaya mampu menggerakkan dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya perencanaan di setiap tahapan kehidupan.

Kesuksesan itu tercapai berkat hadirnya sosok Ketua Arisan yang dengan penuh dedikasi membantu dan mendorong para anggota untuk menyadari pentingnya

perencanaan dalam memenuhi kebutuhan.

Hingga kini tercatat telah ada 180 ribu Ketua Arisan yang memberikan dampak positif bagi keluarga dan lingkungannya.

Seperti dikatakan Hendra Tjanaka selaku CEO Mapan, keberhasilan para Ketua Arisan

yang telah menjadi sosok inspiratif bagi jutaan keluarga di Indonesia dalam mewujudkan impian mereka. Di antaranya ada Ny Neny dan Teh Wina.

Tidak hanya bagi keluarga para anggota, sosok Ketua Arisan juga banyak menginspirasi di Mapan. “Tanpa kehadiran ketua arisan, kami tidak akan pernah bisa memenuhi kebutuhan 2,3 juta keluarga

Indonesia,” kata Hendra Tjanaka, Kamis (28/2/2019). 

Menurut Hendra, mereka menjadi jembatan dalam memberikan solusi yang dapat membantu masyarakat mewujudkan impian di setiap tahap kehidupan.

Sebelumnya, Mapan melihat tantangan yang dihadapi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan, terutama untuk membeli barang berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Terinspirasi dari konsep arisan konvensional, Mapan kemudian merevolusi model arisan barang yang dikembangkan dengan teknologi mutakhir untuk membantu masyarakat merencanakan dan mewujudkan barang impiannya.

Secara bertahap, Mapan kemudian mengembangkan jaringan Arisan Mapan di berbagai daerah dengan mengajak ratusan ribu Ketua Arisan untuk bergotong-royong mewujudkan kebutuhan keluarganya masing-masing.

Dengan semangat untuk terus membantu jutaan keluarga Indonesia memenuhi kebutuhan, Ketua Arisan secara organik berkolaborasi untuk mengembangkan kemampuan mereka melalui pertemuan bulanan Gugus Mapan. Di mana mereka dapat berbagi cerita sukses serta saling mengevaluasi kegiatan arisan masing-masing.

Hingga saat ini, terdapat 800 Gugus Mapan tersebar di pulau Jawa dan Bali. Melalui

Gugus Mapan sebagai support system, mereka berharap mampu mencapai kesuksesan dalam mengelola sejumlah grup arisan mereka sehingga dapat membawa dampak lebih besar bagi lebih banyak keluarga di sekitarnya.

Dijelaskan Neny Ermawati, Ketua Arisan Mapan di Banyuwangi, Jawa Timur, yang telah memiliki lebih dari 250 anggota, di daerahnya masih banyak keluarga yang merasa kesulitan buat memenuhi kebutuhan keluarganya. “Bahkan untuk peralatan dapur seperti panci,” tandasnya. 

Dengan pemasukan yang tidak mencukupi itu kalau mereka kredit, kasihan mereka. Lalu, Neny Ermawati cari tahu bagaimana bisa membantu mereka. “Saya menemukan informasi tentang Arisan Mapan,” katanya.

Awalnya, Neny takut untuk bentuk grup arisan. “Karena mungkin tidak pada mau ikut,” paparnya. 

Ternyata setelah dicoba mereka pada antusias. Pelan-pelan mereka bisa mendapatkan barang-barang berkualitas. Tidak hanya perlengkapan dapur, tapi barang lainnya hanya lewat Arisan. “Saya semakin bangga bukan hanya membantu kebutuhan mereka dan keluarga, tapi melihat mereka juga dapat menjadi ketua arisan untuk grup Arisan Mapan,” kata Neny yang merasa bangga sekali bisa bantu orang.

Lain lagi cerita Wina, Ketua Arisan Mapan di Yogyakarta. Teh Wina, begitu ia akrab disapa, bercerita bahwa ada salah satu anggota arisan yang saat itu belum memiliki lemari pakaian.

“Untuk menyimpan pakaian biasanya dia menaruhnya di dalam kardus yang dihias kertas kado,” kata Wina, yang menambahkan karena uang untuk membeli lemari belum cukup.

Kemudian, dia dekati dan diajak untuk ikut Arisan Mapan. “Alhamdulillah di bulan ke lima anggota saya ini berhasil mendapatkan lemari,” kata Wina. 

Seingatnya, saat itu ekspresinya bahagia ketika akhirnya punya sebuah lemari. Hal itulah yang membuat Wina terus terpacu untuk menebarkan semangat dan membantu mereka mendapatkan barang-barang impian melalui Arisan Mapan.

Kini, Ketua Arisan sudah tersebar di 20 ribu desa di Jawa dan Bali. Dengan penuh dedikasi para Ketua Arisan merangkul

dan membantu jutaan keluarga di sekitarnya dalam memenuhi kebutuhan barang impian melalui Arisan Mapan.

Untuk mengapresiasi semangat dan dedikasi Ketua Arisan, Mapan lantas mengundang 100 Ketua Arisan terbaik sebagai perwakilan dari 180 ribu Ketua Arisan inspirasional lainnya ke kota Yogyakarta untuk menikmati beragam rangkaian program mulai dari tour kota hingga kesempatan belajar dalam

pengembangan diri. Selain itu, lima Ketua Arisan yang terpilih juga berhak mendapatkan satu unit sepeda motor

matic.

Mapan sendiri berdiri sejak tahun 2009. Dan, Mapan (PT Ruma) memiliki misi untuk meningkatkan akses, derajat sertaa pendapatan masyarakat Indonesia melalui teknologi. 

Produk unggulan Mapan adalah Arisan Mapan berupa arisan barang, di mana

setiap anggota arisan bisa memilih barang yang berbeda sesuai dengan rencana kebutuhan hidupnya. 

Saat ini, Arisan Mapan sudah menjangkau 2,3 juta anggota yang tersebar di hampir 20 ribu desa dengan 115 kantor cabang

di seluruh Jawa dan Bali. (Affan)

Leave a Reply