Askolani Slamet Ajak Media dan Mayarakat Bangun Banyuasin

BANYUASIN, SUMSEL, jurnalsumatra.com – Bupati Banyuasin terpilih H Askokani- H Slamet menyatakan penuh syukur kepada Allah SWT yang telah mengijabah doanya, karena keputuan MK yang menolak gugatan paslon nomor 2 Arkoni MD- Azwar Hamid dan mengabulkan permohonannya pada sidang yang digelar di MK, Kamis (9/8/2018).

Suami Hj Heryati mengajak  kepada media dan  semua lapisan masyarakat Banyuasin untuk senantiasa saling berangkulan dalam membangun Banyuasin lima tahun kedepan.

Untuk itu, kata Askolani sampaikan kepada warga Banyuasin atas kemenamgan tersebut, ini kemenamgan rakyat Banyuasin dan kemenangan kita semua.

“Sampaikan kepada warga Banyuasin, ini kemenangan rakyat. Kemenangan kita semua, saatnya bersama-sama kita membangun Banyuasin yang kita cintai ini,” jelas Askomani di kediamannya Jalan Camat II RT 25 Kelurahan Sukajadi  Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.

Kemenangan ini, ujar Ketua DPC PDIP Banyuasin adalah sebuah amanah dari rakyat Banyuasin yang mepercayakan kepada pasangan Solmet dan  akan dipertanggung jawabkan dalam bentuk kerja nyata sesuai visi dan misi.

“Saya  berjanji akan segera melaksanakan semua program-program percepatan pembangunan di Banyuasin. Ini adalah sebuah amanah dari rakyat. Kami akan segera melakukan percepatan pelaksanaan program untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Kuasa Hukum Askolani-Slamet yang di Wakili Yudi Wahyudi SH menjelaskan, Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang pembacaan pengucapan keputusan sidang  perkara hasil Pilkada Banyuasim, Kamis (9/8/2018).

Dalam sidang ini, MK memutuskan untuk menolak permohonan pasangan Arkoni-Aswar Hamid. “Keputusan MK ini makin mengokohkan pasangan Askolani-Slamet sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin lima tahun ke depan. Keputusan ini menyempurnakan kemenangan rakyat di Banyuasin. Dari hasil keputusan ini, pasangan Arkoni-Aswar Hamid tidak bisa lagi memperkarakan hasil Pilkada Banyuasin,” tegasnya.

Menurut Yudi, ada berbagai alasan hakim sehingga menolak permohonan gugatan pihak pemohon. “Satu diantaranya alasan penolakan itu, yakni lewatnya batas waktu pengajuan pemohon. Intinya hakim menolak secara keseluruhan permohonan pemohon,”tegasnya.(BIO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine − 3 =