Awal Ditangkap Siska dan Roaita Terakhir Dewi Sulilawati

Laha, jurnalsumatra.com –  Penindakan dan pemberantasan terhadap peredaran Narkoba rasa tak akan pernah berhenti. Oleh sebab itu, dibawah Pimpinan AKB Bobby Eltarik SH MH, beserta Anggota tidak pernah menggenal kata lelah dalam memerangi serta menekan peredaran barang haram tersebut, untuk wilayah hukum Polres Lahat.

Seperti belum lama ini, Team Walet Polres Lahat berhasil mengungkap dua pemakai dan satu diduga sebagai kurir shabu. Ketiga tersangka yang merupakan wanita ini, dapat diamankan pada Selasa tanggal 26 November 2019 sekitar pukul 18.00 WIB, dengan TKP di Jl Mawar Kelurahan Gunung Gajah Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat.

“Bermodalkan Laporan Polisi Nomor

– LP/ A- 191  / XI / 2019 / Sumsel / Res Lahat, Tanggal 26 November 2019. Team Walet Polres Lahat berhasil mengamankan ketiga tersangka. Dua pemakai dan satunya terduga selaku kurir shabu didalam wilayah hukum Polres Lahat,” ungkap Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK MSi melalui Kasat Narkoba AKP Bobby Eltarik SH MH.

Awalnya, dijelaskan Bobby, Team Walet Polres Lahat dapat mengamankan tersangka Roaita (28) warga Desa Tanjung Aur Kecamatan Kikim Tengah, Kabupaten Lahat. Lalu, Dewi Susilawati (27) warga Jl Mayor Ruslan No 12 Kelurahan Lahat Tengah, Kabupaten Lahat. Terakhir, Siska Nopianti (21) warga Desa Batu Urip KP 2 Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat.

Untuk kronologis penangkapnya, menurut Bobby, Team Walet Polres Lahat mendapatkan info dari masyarakat bahwa dirumah kontrakan Jl Mawar Kelurahan Gunung Gajah akan ada transaksi Narkoba dan kerap dijadikan tempat berpesta.

“Dari informasi itu, Team Walet menindaklanjuti. Nah, sekitar pukul 16.00 WIB petugas melakukan tangkap tangan terhadap tersangka Siska alias Cika saat itu sedang merakit peralatan hisap shabu (bong) dan diatas meja ditemukan 1 paket kecil serbuk kristal yang diduga Narkoba jenis shabu,” tambahnya.

Tidak itu saja, Team Walet juga mendapati 1 buah pipet plastik yang sudah dibentuk lancip. Selanjutnya, petugas mengamankan seseorang diketahui bernama Roaita, lalu, anggota melakukan penggeledahan rumah dan menemukan 1 kotak warna biru merk Vivo diatas lemari yg didalamnya terdapat sisa serbuk kristal yang diduga Narkotika jenis shabu dan satu batanh pipet plastik.

“Lantas, dilakukan penggembangan dan terkuaklah nama seseorang tersangka lagi yakni, Dewi di Jl Mawar dan ketika digeledah badan petugas menemukan 2 lembar uang pecahan 100.000′- yang diduga hasil penjualan Narkoba jenis shabu. Lalu, tersangka berikut barang bukti (BB) digelandang ke Polres Lahat guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan proses hukum,” ujarnya.

Yang jelas, kata Bobby, dari ketiga tersangka barang bukti (BB) yang berhasil diamankan diantaranya, 1paket kecil serbuk kristal Narkotika jenis shabu. 1set alat penghisab shabu (bong). 1buah pipet plastik yg sdh dibentuk lancip. 1 lembar plastik bening yang didalamnya masih terdapat sisa serbuk kristal Narkotika jenis shabu.1buah kotak kertas warna putih hijau merk Vivo, dan uang Rp.200.000′-

“Jadi, selain uang pecahan 100.000′- yang diduga hasil penjualan berikut BB pendukung lainnya. dari tangan ketiga wanita, dua pengguna dan satu kurir shabu ini, didapat berat bruto shabu 0.17 gram. Mereka sudah kita amankan tinggal menunggu proses hukum lebih lanjut kedepan,” pungkas Bobby. (Din)