Babinsa Babinkamtibmas Diminta Jalin Komunikasi dengan Masyarakat

Palembang, jurnalsumatra.com – Babinsa dan Babinkamtibmas merupakan ujung tombak pengamanan di dalam masyarakat. Oleh sebab itu,  Babinsa dan Babinkamtibmas diminta aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat untuk mencegah konflik.

Kapala Badan Kesbangpol Kota Palembang Altur Febriansyah SH MSi mengatakan, pihaknya berharap  TNI dan Polri dalam menjaga situasi di Palembang agar tetap kondusif. Pasalnya,  Palembang selama ini sudah dikenal sebagai kota yang zero konflik.

“Sampai saat ini di Palembang tidak pernah terjadi konflik berarti. Prestasi ini harus di pertahankan dan dijaga,” ujarnya

usai membuka kegiatan sosialisasi kewaspadaan dini bagi anggota Babinsa dan babinkamtibmas di Grand Atyasa, Kamis (15/11/2018).

Althur menjelaskan,  saat ini sudah memasuki tahapan pemilu.  Calon legislatif sudah mengerti mengenai pemasangan alat peraga kampanye. Tapi masih ada juga pasangan calon atau calon legislatif yang melanggarnya seperti memasang alat peraga kampanye dijalan protokol, tiang listrik dan pohon.

“Kita mendukung Panwaslu apabila ada terjadi pelanggaran. Maka kita bersama pihak terkait akan menertibkan,” jelasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0418 Palembang Letkol Inf Honi Havana MMDS mengatakan, bahwa TNI dan polri merupakan elemen pertama dalam perlindungan negara. Kekompakan kedua elemen inilah yang menentukan keamanan di wilayah.

“Seragam dan Alutsista kita semua milik negara. TNI dan Polri harus mengutamakan kepentingan masyarakat bukan malah mementingkan ego masing-masing,” tegasnya.

Honi menjelaskan,  kerjasama harus dibangun oleh TNI dan Polri demi terciptanya kondisi yang kondusif. Saling mendukung dalam melaksanakan tugas. Bukan berkompetisi untuk menjadi yang terbaik atau menonjolkan diri dibandingkan yang lainnya.

“Saya bersama Kapoltabes Palembang terus berkomunikasi dengan baik. Serta saling melengkapi jika terjadi kekurangan diantara kami. Masyarakat juga harus cerdas dalam menyikapi berita hoaks dan tidak menyebarkan berita hoaks,” pungkasnya.

Honi menambahkan, Babinsa di setiap kelurahan ada 2 orang sehingga total di seluruh kelurahan di Palembang ada 214 orang Babinsa.

“Mereka membina masyarakat,  untuk pertahanan negara.  Agar masyarakat tangguh baik dari sisi ekonomi,  sosial dn ideologi. Saya minta Babinsa aktif mengenal wilayahnya, serta menjalin komunikasi dengan masyarakat. Kalau ada sesuatu yang mencurigakan laporkan ke Kodim  untuk ditindaklanjuti dalam rangka pertahanan negara,” pungkasnya.  (Yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight + 1 =