Bakti Sosial “Rasa Sayange” Bristol

London, jurnalsumatra.com – Diaspora Indonesia yang ada di Inggris yang tergabung dalam Bristol Indonesian Society mengelar acara bakti sosial pengumpulan buku bacaaan untuk anak-anak yang akan disumbangkan ke berbagai perpustakaan yang ada di tanah air diantaranya Taman Ilmu H. Abdul Moeis – Hj. Syamsiar yang ada di Paninjauan, Solok, Sumatra Barat.

Ketua Bristol Indonesian Society, Enggi Holt, kepada Antara London, Minggu mengatakan acara Bakti Sosial Rasa Sayange yang digagas dan diadakan para pendiri Bristol Indonesian Society diadakan di Community Hall, Little Stoke Lane, Bristol, pada hari Sabtu (27/4)

Dikatakannya pilot project ini akan terus berlanjut dan diharapkannya bisa dicontoh oleh masyarakat Indonesia yang bermukim di luar negeri khususnya di Inggris untuk mendonasikan buku pribadi ke taman bacaan di berbagai pelosok daerah di Indonesia. Diharapkannya gerakan ini dapat didukung seratus persen oleh pemerintah dalam proses pengirimannya hingga sampai ditempat tujuan.

“KBRI London telah bersedia membantu,” ujar Enggi.

Menurut Enggi, bakti sosial Rasa Sayange kali ini adalah untuk mengajak masyarakat Indonesia yang menetap di Bristol dan daerah Southwest untuk mendonasikan buku koleksi pribadi mereka dan diberikan kepada anak anak yang berada dibawah naungan dan bimbingan Taman Ilmu H. Abdul Moeis – Hj. Syamsiar di Paninjauan, Solok, Sumatra Barat.

Walau cuaca cukup menantang akibat angin kencang yang melanda kota Bristol yang dikenal sebagai kota dimana terdapat pabrik Airbus ini tidak menyurutkan para donatur buku untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial tersebut.

Pejabat Komunikasi Perwakilan dari KBRI London, Ardly Ekanata membuka dan sambutan dengan memberikan semangat menyatakan bahwa KBRI akan mendukung setiap kegiatan masyarakat yang berasa dibawah lindungannya termasuk kegiatan bakti sosial seperti yang dilakukan Bristol Indonesian Society.

Dalam acara bakti sosial Rasa Sayange, panitia mengajak anak anak dan pengunjung menulislan sepatah dua kata untuk anak anak penerima buku buku tersebut dan antusiasme anak anak keturunan warga Indonesia sangat tinggi serta dengan senang hati menuliskan surat dan postcard penyemangat dalam bentuk sahabat pena, demikian Enggi yang aktif mempromosikan kuliner Indonesia di Bristol dengan menjual makanan pada akhir pekan di pusat kota Bristol.(anjas)