Balai POM Palu Tunggu Sampel Penyebab Keracunan

    Palu,jurnalsumatra.com – Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Palu, Safriansyah mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu sampel penyebab atas dugaan keracunan makanan di Sekolah Dasar (SD) IT Al-Fahmi, Kota Palu, Senin siang.
“Sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), yang mengambil sampel adalah Puskesmas yang terdekat dengan lokasi kejadian,” kata Safriansyah dihubungi dari Palu, Senin.
Dia menjelaskan, sampel penyebab keracunan itu, jika dalam bentuk makanan atau minuman yang belum dikonsumsi, akan dibawa ke Balai POM untuk dilakukan pengujian. Sementara jika sampel dalam bentuk muntahan dari anak-anak yang keracunan, itu menjadi tugas laboratorium kesehatan yang akan mengujinya.
“Dibutuhkan waktu 1-2 minggu, untuk mengetahui penyebab kasus itu, apakah disebabkan cemaran mikroba atau ada penyebab lainnya,” ungkapnya.
Selain itu, sampel yang dibawa, harus disertai dengan keterangan yang jelas, terkait riwayat kejadian, berapa jam mengalami muntah-muntah setelah mengonsumsi makanan atau minuman, yang bisa menjadi dasar untuk melakukan proses pengujian.
Sebelumnya ratusan anak dari Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu Al-Fahmi di Kota Palu diduga mengalami keracunan makanan, usai menyantap makan siang yang disediakan pihak sekolah, Senin.
Belum ada keterangan resmi dari instansi terkait, dugaan sementara anak sekolah tersebut menyantap nasi goreng yang disediakan katering sekolah.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine + 8 =