Bale Gagalkan Barca Meraih Kemenangan Di Clasico

    Barcelona, jurnalsumatra.com – Penyerang Real Madrid Gareth Bale menggagalkan tim juara Barcelona meraih kemenangan pada “Clasico” yang berakhir imbang 2-2 di Nou Camp pada Minggu, setelah tim tuan rumah harus kehilangan Sergi Roberto yang diusir keluar lapangan pada akhir babak pertama.
Sepakan voli Luis Suarez membawa Barca memimpin pada menit kesepuluh, menyusul gebrakan cepat dan umpan silang dari Roberto, sedangkan Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan untuk finalis Liga Champions Real lima menit kemudian dari jarak dekat.
Bagaimanapun, pergelangan kaki penyerang Portugal itu mendapat hantaman dari Gerard Pique pada prosesnya dan ia digantikan saat turun minum. Pelatih Zinedine Zidane mengatakan cedera itu merupakan “hal kecil” dan Ronaldo akan bugar untuk final Liga Champions.
Bale berisiko diusir keluar lapangan ketika mengarahkan bagian bawah sepatunya ke kaki Samuel Umtiti, namun ia lolos tanpa mendapat hukuman kartu pada kesempatan itu dan Roberto diusir keluar lapangan beberapa menit kemudian karena memukul Marcelo menyusul pertikaian tanpa bola.
Lionel Messi mencetak gol, yang merupakan gol ke-26nya di Clasico” untuk membawa Barca kembali unggul pada menit ke-52, namun Bale, yang tidak banyak berkontribusi pada pertandingan ini, membungkam Nou Camp melalui sepakannya dari tepi kotak penalti pada menit ke-72.
Tim juara Barca mengoleksi 87 poin, sedangkan Real di peringkat ketiga di klasemen liga dengan 72 poin setelah 35 pertandingan. Atletico Madrid di peringkat kedua dengan 75 poin namun telah memainkan satu pertandingan lebih banyak.
“Ini merupakan Clasico tanpa mempertaruhkan apapun namun kita melihat pertandingan hebat,” kata Zidane kepada para pewarta. “Kami berdua keluar untuk bermain baik dan menang. Kami berdua memainkan pertandingan hebat dan sepak bola selalu merupakan hal terpenting, bukan kontroversi.”
Delapan kartu kuning
Ini merupakan Clasico pertama dalam satu dekade yang tidak terhubung dengan persaingan perebutan gelar, namun pertandingan ini tetap dimainkan dengan hasrat dan tensi tinggi yang membuat ini menjadi pertandingan yang dinanti-nanti di seantero Eropa.
Wasit Alejando Hernandez Hernandez total mengeluarkan delapan kartu kuning, serta satu kartu merah langsung untuk Roberto.

Bale menjadi salah satu pemain yang mendapatkan kartu kuning serta Messi, yang melakukan pelanggaran terhadap Sergio Ramos setelah kapten Real itu berkonfrontasi dengan Suarez yang memicu kedua pemain mendapatkan kartu kuning.
Suarez terlihat melanggar Raphael Varane pada proses terciptanya gol Messi, dan penyerang Uruguay itu mencetak satu gol yang dibatalkan karena offside tiga menit kemudian.
“Clasico semestinya dimainkan seperti ini, ini merupakan permainan yang indah,” kata Suarez kepada para pewarta.
“Kami ingin memenanginya, diusirnya Sergi memberi kerusakan kepada kami, khususnya saat melawan tim seperti Real Madrid. Namun hasil imbang juga bukan merupakan hasil yang buruk bagi kami mengingat bagaimana permainan ini berlangsung.”
Kedua tim berupaya keras mendapatkan gol kemenangan dan Real semestinya mendapatkan hadiah penalti ketika Jordi Alba dilanggar Marcelo, namun Barca tetap menjadi tim yang belum terkalahkan di liga dengan sisa tiga pertandingan untuk dimainkan.
Para pemain Barcelona tetap berada di lapangan setelah pertandingan selesai untuk merayakan kesuksesan mereka meraih dua gelar bersama para penggemar tuan rumah, di mana mereka telah mengamankan gelar liga pada pekan lalu di markas Deportivo La Coruna dan memenangi final Piala Raja melawan Sevilla pada 21 April.
Real menolak melakukan “guard of honour” yang merupakan tradisi kepada sang juara sebelum pertandingan, sehingga bek Barca Gerard Pique meminta staf kepelatihan klub Katalan itu untuk membentuk dua baris ketika rekan-rekan setimnya meninggalkan lapangan.(anjas)

Leave a Reply