Bali United Tak Gentar Hadapi Sriwijaya Fc

     Denpasar, jurnalsumatra.com – Kepala pelatih Bali United Hans Peter Schaller mengatakan para pemainnya sudah siap dan tak gentar menghadapi lawannnya Sriwijaya FC dalam kejuaraan Piala Presiden 2018 di Stadiun I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar.
“Pemain besutannya akan melakukan pertandingan dengan maksimal dan tak gentar menghadapi Sriwijaya malam ini. Tim kami sudah melakukan latihan dan strategi menghadapi lawannya,” kata Peter Schaller di Gianyar, Bali, Rabu.
Ia mengatakan dalam pertandingan yang diprediksi sengit itu, walau baik Bali United dan Sriwijaya FC sama-sama satu pemain pilarnya absen. Pemain Bali United yang absen Andhika Wijaya, sedangkan Sriwijaya FC yang absen yakni Manucherkhr.
Posisi pemain bek andalan Bali United Made Andhika Wijaya absen, karena akumulasi kartu kuning. Dari pengalaman sebelumnya, bahwa posisi Andhika digantikan Dias Angga Putra. Dias selama ini berposisi di pemain bek kiri, namun dalam beberapa kesempatan sempat dirotasi mengisi posisi pemain bek kanan, saat Andhika absen.
“Andhika memang kena akumulasi kartu kuning. Tapi, kami sudah menyiapkan pemain lainnya sebagai rotasi pemain,” katanya.
Hans Peter Schaller mengatakan pihaknya sudah melakukan antisipasi untuk lawan yang sangat tangguh. Dan, tim termotivasi untuk bisa melangkah ke final dalam kejuaraan kali ini.
“Kami berharap dukungan suporter untuk kemenangan Bali United bisa melangkah ke final, karena capaian kami sudah hampir di puncak,” ujar Hans Peter Schaller.

Untuk itu, kata Hans Peter Schaller, bahwa pihaknya juga akan mengedepankan rotasi pemain. Bahkan susunan pemain sudah dikoordinasikan dengan pelatih Widodo  Cahyono Putro, siapa saja yang akan diturunkan pada pertandingan mendatang.
Sementara itu, kapten kesebelasan Bali United, Fadil Sausu mengakui jarak sangat pendek untuk pemain, tapi para pemain tidak pernah memperlihatkan wajah capek. Sebab leg 2 main di kandang.
“Kami tidak akan memberikan kesempatan bagi Sriwijaya di markas sendiri. Di sini, tidak ada ampun untuk Sriwijaya,” ucap Fadil Sausu.
Meskipun dari sisi kondisi memang capek setelah bermain di Stadion Jakabaring, Palembang, tapi dengan dukungan dari suporter mudah-mudahan rasa lelah bisa hilang dan menjadi motivasi nantinya buat pemain.
Asisten pelatih Sriwijaya FC, Francis Wewengkang mengatakan di leg ke-2 bertekad agar lawan Bali United tidak bisa berkembang permainannya. Itu akan dilakukan lagi.
“Kami kami akui Bali United memiliki pertahanan yang rapi, dan kuat. Sehingga sulit ditembus. Sehingga kami sulit mencetak gol saat main di Sriwijaya. Kami akan tetap main sesuai pola kami, meskipun satu pemain terkena akumulasi yakni Manucherkhr Jalilop,”  ucapnya.
Francis Wewengkang lebih lanjut mengatakan soal lawan main di kandang dan selalu menang di markasnya, tetapi tidak menjadi ukuran tertentu. Tim kesebelasannya akan menerapkan strategi berbeda untuk pertandingan pada Rabu (14/2) malam tersebut.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + seven =