Bambang: Bocornya Data Facebook Indonesia Isu Serius

    Yogyakarta, jurnalsumatra.com –  Ketua DPR Bambang Soesatyo menilai bocornya data sekitar satu juta akun pengguna media sosial Facebook di Indonesia adalah isu serius sehingga Pemerintah Indonesia harus bersikap tegas.
“Bocornya data pengguna  Facebook di Indonesia sampai sekitar satu juta akun adalah isu besar dan  global,” kata Bambang Soesatyo melalui pernyataan tertulis yang diterima di Yogyakarta, Jumat.
Sebelumnya, Kepala Teknologi Facebook Mike Schroepfer mengatakan, sekitar 87 juta data pengguna media sosial facebook dibocorkan ke Cambridge Analytica.
Dari jumlah sekitar 87 data pengguna Facebook tersebut, ada sekitar satu juta data pengguna Facebook di Indonesia yang turut bocor ke lembaga riset asal Inggris tersebut.
Menurut Bambang, sejauh ini baru Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang merespons persoalan ini, yakni dengan memanggil pihak Facebook dan memberikan peringatan.

     Namun, tindakan tegas Pemerintah Indonesia melalui Kemenkominfo terhadap Facebook, menurut dia, tidak berimbas secara signifikan.
“Sanksi yang diberikan kepada Facebook sangat ringan, padahal kedaulatan negara Indonesia tidak hanya soal teritorial darat, laut, dan udara, tapi juga ruang siber,” katanya.
Politikus Partai Golkar ini menduga bocornya data sekitar satu juta pengguna Facebook di Indonesia akan jadi masalah besar, apalagi Indonesia juga sudah didera persoalan  informasi hoaks.
“Indonesia adalah negara peringkat ketiga setelah Amerika Serikat dan Filipina dalam hal jumlah kebocoran data pengguna Facebook,” katanya.
Bambang juga mendukung rencana Komisi I DPR RI untuk segera memanggil pejabat tertinggi Facebook Indonesia.
Bambang juga mendukung DPR RI membentuk panitia khusus (pansus) tentang kebocoran data Facebook karena Amerika Serikat dan Inggris sudah melakukannya.(anjas)

Leave a Reply