Banjir Rob Rendam Permukiman Warga Mamuju

    Mamuju, jurnalsumatra.com – Banjir rob akibat air laut pasang merendam permukiman warga di pesisir Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat semenjak tiga hari terakhir.
Pada Kamis (4/1) petang, banjir rob itu merendam sejumlah kelurahan di pesisir Kota Mamuju, di antaranya permukiman warga Kelurahan Karema, Kecamatan Simboro. Kelurahan Karema wilayahnya terdapat areal BTN Graha Nusa.
Begitu juga di Lingkungan Kasiwa, Kelurahan Binanga, Mamuju sejumlah permukiman warga terendam mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu
“Banjir laut pasang dari perairan Sulawesi ini merendam separuh permukiman warga yang umumnya berprofesi sebagai nelayan di pesisir pantai di lingkungan Kelurahan Karema, Kota Mamuju,” ujar Donna, salah seorang warga setempat.

     Ia mengatakan, air laut pasang disertai ombak besar datang menerjang pesisir Kelurahan Karema, sehingga mengakibatkan separuh permukiman warga terendam banjir setinggi lutut orang dewasa.
“Air laut pasang yang datang bersama gelombang pasang mampu melewati jalan arteri dan sejumlah sungai, sehingga mengakibatkan air laut merendam separuh permukiman warga,” katanya.
Warga lainnya di Kelurahan Binanga, Mala mengatakan, masyarakat di Lingkungan Kasiwa mengungsikan barangnya ke tempat yang lebih tinggi karena khawatir terendam banjir rob tersebut.
“Banjir kali ini dianggap masyarakat paling dahsyat karena merendam permukiman mereka dan sudah terjadi sejak tiga hari terakhir, banjir rob kadang datang setiap tahun, namun kali ini agak parah karena air laut masuk ke rumah warga dan merendamnya,” katanya lagi.
Ia berharap tanggul penahan air laut dipasang pemerintah supaya banjir rob tidak lagi menggenangi permukiman warga sekitar pesisir Kota Mamuju ini.(anjas)

Leave a Reply