Baubau Programkan Pelibatan Keluarga Dalam Pendidikan

    Baubau, jurnalsumatra.com – Kota Baubau, Sulawesi Tenggara,  programkan pelibatan keluarga atau orang tua siswa dalam penyelenggaraan pendidikan pada 42 sekolah di daerah itu tahun 2018.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Baubau, Masri MPd di Baubau, Jumat, mengatakan program pelibatan keluarga itu untuk lebih membina hubungan komunikasi guru dan orang tua murid dalam memantau perkembangan siswa.
“Intinya disini bahwa sekolah bisa maju, kondusif dan nyaman karena kerja sama yang baik,” ujarnya.
42 sekolah jenjang pendidikan yang akan dimasukkan dalam program itu, kata Masri, terdiri dari 18 Taman Kanak-kanak (TK), 16 Sekolah Dasar (SD), tujuh Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan satu sekolah Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).
“Jadi kegiatan ini sudah kita lakukan tahun sebelumnya, hanya saja baru digencarkan 2018 ini. Makanya tahun ini kita mulai saat hari pertama siswa masuk sekolah dengan diundang orang tuanya lalu sekolah memaparkan baik tata tertib dan lingkungan sekolah,” katanya.

     Program pelibatan masyarakat, kata dia, merupakan program dari kementerian yang sudah dikaji oleh para ahli dengan melihat perkembangan negara yang sudah melaksanakannya.
“Saya pernah melihat langsung bagaimana pelibatan keluarga itu di Australia. Jadi memang sangat bagus kalau orang tua murid dilibatkan dalam beberapa hal. Misalnya orang tua yang berhasil mendidik anaknya dapat dijadikan contoh di sekolah,” katanya.
Sedangkan manfaat yang bisa diperoleh bagi orang tua siswa tersebut, dapat meningkatkan komunikasi antara orang tua dan anak serta meningkatkan hubungan orang tua kepada sekolah, katanya menambahkan.
“Untuk manfaat dari pihak sekolah tentu meningkatkan semangat kerja guru, mendukung iklim sekolah yang lebih baik dan mendukung kamajuan sekolah secara keseluruhan,” ujarnya.
Pelibatan keluarga dalam program tersebut, kata dia, selain orang tua siswa dapat membuat group WhaatsApp (WA) di setiap kelas untuk dapat mengetahui penyampaian dari guru ketika muridnya berprestasi atau tidak hadir di sekolah, juga dapat membentuk paguyuban.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 + five =