Bawaslu Jayapura Sosialisasi Pemilu Kepada Kaum Disabiltas

Jayapura, jurnalsumatra.com – Bawaslu Kota Jayapura menggelar sosialisasi hak politik penyandang disabilitas dan pengawsan pemilu partisipatif bersama komunitas difabel kota itu.

  “Kami ingin sosialisasikan bagaimana hak konsitusi mereka, sekaligus kami juga mengajak mereka menjadi pengawas yang partisipatif, dalam artian begini, kita juga butuh informasi apa saja yang mereka inginkan, perlukan saat pemilu sehingga hak mereka bisa kita penuhi,” kata komisioner Bawaslu Kota Jayapura, Rinto Pakpahan usai kegiatan di Kota Jayapura, Jumat.

  Menurut dia, dalam sosialisasi itu terungkap bahwa kaum disabilitas di Provinsi Papua Barat pada pemilihan kepala daerah beberapa waktu lalu disediakan tempat khusus, atau TPS khusus agar dengan mudah bisa salurkan hak politiknya.

  “Sebetulnya keinginan seperti itu sudah ada. Ingin kami laksanakan pada pemilihan gubernur pada tahun lalu dengan adanya TPS khusus bagi kaum disabilitas, tetapi hal ini belum terwujud. Biasanya kaum disabilitas ini berkumpul di SLB Kotaraja, seharusnya hal ini diakomodir agar TPS khusus,” jelasnya.

  Terkait TPS khusus bagi kaum disabilitas, Rinto mengemukakan aturan memperbolehkan hal itu dan tidak melarang, seperti penggunaan form A dan ada satu surat suara yang tidak digunakan.

  “Disini kami lihat, dari pada tidak sama sekali, mending hanya satu surat suara yang tidak berfungsi dibandingkan empat surat suara lainnya. Itu kalau pemilihan legislatif. Kalau pemilihan gubernur atau wali kota, ini bisa dilakukan,” katanya mencontohkan.

  Rinto menambahkan terkait wacana TPS khusus bagi kaum disabilitas di Kota Jayapura, Bawaslu akan segera berkoordinasi dan berkomunikasi dengan komisioner KPU Kota Kota Jayapura yang baru dilantik.

  “Kami akan komunikasikan hal ini dengan KPU Kota Jayapura, yang terpenting adalah bagaimana kami bisa mendorong mereka terkait hak konstitusinya,” ujarnya.

  Sementara itu, Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Jayapura, Roby Nyong mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Bawaslu Kota Jayapura.

  Menurut dia, sosialisasi kepada penyandang disabilitas tersebut merupakan pertama kali dilakukan dan baru kali ini mereka dilibatkan dalam diskusi terkait pemilu.

  “Kami bangga dan senang, sangat apresiasi sekali dengan langkah Bawaslu Kota Jayapura. Kami merasa dihargai, diberikan kesempatan yang sama dalam sosialisasi pemilu kali ini. Harapanya pada pemilu nanti, kami para penyandang disabilitas tidak diabaikan,” katanya.(anjas)