Bawaslu: Masyarakat Dilarang Copot APK Melanggar Ketentuan

     Purwokerto, jurnalsumatra.com – Masyarakat dilarang mencopot alat peraga kampanye (APK) yang dipastikan melanggar ketentuan, kata anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyumas Yon Daryono.
“Masyarakat tidak bisa (mencopot APK yang melanggar ketentuan), karena yang bisa mencopot itu Bawaslu bersama Satpol PP,” kata Koordinator Divisi Pengawasan, Humas, dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Banyumas itu di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat.
Ia mengatakan jika masyarakat mencopot APK yang melanggar ketentuan itu sendiri, berarti yang bersangkutan dapat dituduh melakukan perusakan.
Bahkan jika APK yang dicopot itu tidak disimpan, masyarakat yang mencopotnya dapat dituduh menghilangkan alat peraga sehingga bisa dibawa ke ranah pidana.
“Demikian pula jika APK itu dipasang di ruang privat atau di pekarangan orang tersebut dan pemasanganannya tidak berizin, pemilik pekarangan pun tidak boleh mencopotnya sendiri. Dalam Peraturan Bawaslu ditegaskan bahwa pemasangan APK di ruang privat harus mendapatkan izin tertulis dari pemilik lahan itu,” ujarnya.

     Yon mengatakan jika hal itu terjadi, pemilik lahan atau ruang privat yang merasa memberi izin pemasangan APK sebaiknya berkoordinasi dengan pengawas pemilu yang ada di masing-masing desa/kelurahan.
Selanjutnya, pengawas pemilu di tingkat desa/kelurahan yang akan mencopot APK yang dipasang di ruang privat tanpa seizin pemilik lahan tersebut.
“Dengan demikian, masyarakat dilarang mencopot APK yang melanggar ketentuan, baik APK yang dipasang di ruang publik maupun ruang privat. Kalau begitu dilaporkan, ada terlapor, terlapornya jelas, itu bisa diproses pidana,” tegasnya.
Disinggung mengenai jumlah APK yang telah dicopot Bawaslu Kabupaten Banyumas bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat, dia mengatakan hingga saat ini telah mencapai 1.950 unit, baik berupa baliho, bendera, spanduk, umbul-umbul, maupun “branding” pada mobil.
Menurut dia, pihaknya saat ini masih mendata APK-APK yang menyalahi ketentuan untuk ditertibkan pada tahap selanjutnya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 11 =