Bawaslu: Pemilih Ganda Paling Banyak Di Sagulung

    Batam, jurnalsumatra.com – Badan Pengawas Pemilu Kota Batam Kepulauan Riau mencatat pemilih ganda dalam Data Pemilih Tetap paling banyak terjadi di Kecamatan Sagulung, sebanyak 2.860 orang.
“Berdasarkan hasil temuan sementara, jumlah data ganda di seluruh kota sebanyak 11.611 pemilih,” kata anggota Bawaslu Batam, Mangihut Rajagukguk saat menyerahkan data ganda ke KPU Batam, Kamis (6/9).
Ia mengatakan data pemilih ganda terjadi di seluruh kota, termasuk di kecamatan-kecamatan penyangga yang berada di pulau-pulau.
Setelah Sagulung, data pemilih ganda paling banyak di Batuaji sebanyak 1.459 orang, Sekupang 1.359 orang, Lubuk Baja 1.231 orang dan Batam Kota 927 orang.
Kemudian Kecamatan Galang sebanyak 822 orang, Nongsa 794 orang, Sei Beduk 762 orang, Batuampar 487 orang, Belakangpadang 362 orang, Bengkong 307 orang dan Bulang 241 orang.

“Tapi itu sementara, ada 3 kecamatan yang belum selesai yaitu Kecamatan Bengkong, Sekupang dan Sei Beduk,” kata dia.
Berdasarkan pengamatan Bawaslu, data ganda dalam DPT Batam relatif mengkhawatirkan, karena ada 1 Nomor Induk Kependudukan yang tercatat 70 kali dalam DPT.
Sementara itu, berdasarkan data Bawaslu RI, jumlah data pemilih ganda di Kota Batam, merupakan ketiga yang terbanyak di seluruh Indonesia, setelah Sidoarjo dan Kutai Kartanegara.
Terpisah, Ketua KPU Batam, Syahrul Huda menyatakan adanya data ganda dalam DPT akibat ketidaksengajaan petugas.
“Ini karena ‘human error’. Tidak disengaja, karena kami tidak memiliki kepentingan,” kata Syahrul Huda di Batam, Kamis.
Ia menyatakan itu bisa saja terjadi, karena data yang dimasukkan petugas salah.
Meski begitu, KPU masih akan menelusuri data ganda yang disebutkan Bawaslu dengan mencermati satu per satu, dengan menggunakan sistem tersendiri.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 + three =