Bawaslu Sultra Intensif Lakukan Pengawasan

      Kendari, jurnalsumatra.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tenggara intensif melakukan pengawasan terhadap tahapan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di daerah itu.
Ketua Bawaslu Sultra, Hamiruddin Udu, di Kendari, Rabu, mengatakan kerja keras itu ditunjukkan dari banyaknya pelanggaran yang ditemukan selama proses tahapan Pilkada berlangsung.
“Baik yang ditemukan oleh Bawaslu beserta jajarannya hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan/desa maupun melalui laporan masyarakat,” katanya.
Ia mengaku Panwas sekarang jauh lebih aktif dalam menjalankan tugas dibandingkan pada pilkada 2017.

“Perbandingannya hampir dua kali lipat. Ini menunjukan bahwa semangat penyelenggara pemilu, khususnya pengawas pemilu pada pilkada 2018 untuk wujudkan pilkada yang demokratis jauh lebih besar dibandingkan pada 2017,” katanya.
Hal tersebut kata dia, juga menjadi peringatan kepada semua pihak agar jangan lagi berniat dan berpikir untuk melakukan kecurangan karena potensi untuk diproses hukum oleh pengawas pemilu jauh lebih besar, hampir dua kali lipat dibanding pilkada serentak 2017.
Disebutkan, pelanggaran di tahapan kampanye dimulai saat persiapan coklit sebanyak 109 kasus dan saat kampanye enam kasus.
Data itu juga memberi indikasi agar pelibatan publik supaya terlibat lebih aktif lagi harus terus didorong dalam mengawal pilkada Sultra 2018 dan pileg-pilres 2019.
“Tentu di sini sangat besar peran-peran media yang selalu memberi informasi kepada pengawas pemilu,” katanya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − 4 =