Bawaslu Sumsel Percepat Penyerapan Anggaran

Palembang, jurnalsumatra.com – Bawaslu Sumsel dalam Pilkada 2018 ini menerima dana hibah sebesar Rp 240 miliar. Bawaslu berharap penggunaan dana hibah di Bawaslu Provinsi dan Kabupaten /kota dapat dipercepat penyerapan anggarannya sesuai dengan perencanaan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi mengatakan, rakor ini terkait laporan pertanggungjawaban keuangan. “Tujuannya untuk mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh digunakan,” ucapnya usai Rakor di Hotel Excelton, Selasa (23/4/2018).

Kepala Sekretariat Bawaslu Sumsel Ir H Iriadi Ms  mengatakan sistem akan melakukan perbaikan perbaikan datang mempercepat penyerapan anggaran

“Kita tinggal 3 bulan lagi untuk melaksanakan Pilkada. Tadi siang malam para pekerja siang di kantor Panwaslu, satu minggu malam di kantor di rumah klasik dan PPK mau nemenin,” bebernya.

Iriadi menambahkan, pihaknya berharap bagi Kabupaten dan Bawaslu Provinsi Sumsel, mereka cepat menyerap anggaran.  Sehingga kita sudah sampai ke tingkat desa atau tidak untuk mengecek jumlah DPT dan TPS ya sudah kita tidak akan melakukan bekerja maksimal. Puasa jadi tidak ada kendala, sehingga mereka tidak bekerja sampai dengan jam 12.00 malam,” bebernya.

Komisioner Bawaslu Sumsel Iin Irwanto mengatakan Rakor Pembahasan RAB Dan Pertanggungjawaban Keuangan Dalam rangka Pilkada 2018 ini adalah kegiatan untuk mengetahui penyerapan anggaran. Bawaslu bisa menggunakan anggran yang diberikan pemerintah. Agar efektif dan efisien. Sehingga pemilukada ini berjalan secara demokratis dan bermartabat.

“Sekretariat mengatur perencanaan keuangan sesuai dengan rencana dan bisa dipertanggungjawabkan. Dan diproses pemeriksaan BPK, kita berharap tidak ada temuan yang merugikan negara,” paparnya.

Kita berharap Panwaslu kabupaten/kota agar segera melaksanakan kerja anggaran. Dalam konteks pelakasaan pemilu. Sehingga bisa berjalan jurdil, berkuakitas dan bermartabat.

“Kita khusus dana hibah pilkada 2018.Setiap kabupaten kota beragam. Sedangkan untuk Bawaslu Provinsi mendapatkan Rp 240 miliar,” pungkasnya. (Yanti)

Leave a Reply